Perpustakaan Harus Sesuai Dengan Letak Desa
Jemmy Maramis

Perpustakaan Harus Sesuai Dengan Letak Desa

Tondano, Fajarmanado.com – Menyediakan fasilitas perpustakaan di tiap desa telah diwacanakan. Itupun diminta sikap proaktif dari para Hukum Tua (Kumtua) untuk menyiasati pembangunan gedung serta penyediaan buku bahan bacaan.

Menurut penuturan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Minahasa Jemmy Maramis, para Kumtua bisa menggunakan uang Alokasi Dana Desa (ADD) untuk menyediakan fasilitas perpustakaan. “Untuk membangun perpustakaan di desa, bisa memanfaatkan ADD yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Begitupun untuk menyediakan buku bacaan, bisa pakai ADD untuk pengadaannya,” ujar Maramis.

Lanjutnya, perpustakaan ini harus disesuaikan dengan letak geografis desa tersebut. Artinya, bila letak desa berada di wilayah pesisir pantai, maka buku-buku yang harus disediakan yang menyangkut tentang kelautan dan budidaya sektor laut. “Contohnya buku-buku yang membahas tentang budidaya ikan air asin, budidaya rumput laut, dan hal-hal lain yang dipandang cocok dengan kultur di tempat tersebut,” jelas maramis.

Sementara desa yang letaknya di lembah atau pegunungan, juga dilakukan hal yang sama terkait penyediaan bahan bacaan. “Tentu kalau di lembah dan pegunungan, lebih condong ke budidaya sayur-sayuran, buah-buahan dan hal-hal lain yang cocok. Kalau desa-desa di sekitaran Danau Tondano, tentu juga harus menyesuaikan dengan hal-hal yang cocok,” tegasnya.

Selain itu dikatakanya, ini adalah salah satu usaha untuk pemberdayaan masyarakat supaya mencintai budaya membaca. Karena menurutnya, ketika budaya baca sudah terbangun, pasti akan berdampak positif buat masarakat. “Bukan hanya membawa dampak positif bagi masyarakat, tapi akan berimbas bagi lingkungan sekitar hingga ke lingkungan yang lebih besar,” tutup mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut.

(fis)