Manado, Fajarmanado.com – Patut disyukuri, tahun 2019 nanti, warga kota Manado sudah bisa menikmati Rumah Sakit Umum Daerah sendiri.
Pemerintah kota Manado dibawah kepemimpinan Walikota DR, Ir GS Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan, SE terus melakukan inovasi pembangunan dengan memprioritaskan kebutuhan warga kota Manado.
Realisasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah milik kota Manado ini terungkap saat rapat dengar pendapat Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Manado bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) kota Manado, DR Ir Peter Bart Assa, Rabu (05/04) pagi hingga sore tadi.
“Untuk pelaksana proyek pembangunan sudah ada pemenang tender proyek. Lokasi rumah sakit kita pindah ke lokasi di depan kantor Dinas PUPR,” ungkap Assa selesai rapat dengan Komisi C DPRD Manado.

Setelah rapat, Assa yang ditemui Fajarmanado.com di kantornya di bilangan jalan Ring Road merinci proyek berbandrol Rp 105 miliar ini.
“Untuk tahap pertama, kita anggarkan dana APBD sebesar Rp 15 miliar dan kontraktor akan mulai pembangunan dua minggu depan. Ditargetkan, paling cepat tahun 2019 sudah selesai,” ungkap Assa.
Anggaran pembangunan RSUD Manado ini, lanjutnya, kita tata setiap tahun di APBD kota Manado.
Setelah tahap pertama ini, pemerintah pusat juga akan membantu biaya pembangunannya lewat APBN, tambahnya.
“Terkait lokasi yang dipindah, sudah kita lakukan kajian menyeluruh dan tidak ada masalah lagi. RSUD ini nanti akan dibangun diatas tanah seluas 4 hektar, tahap pertama yang didepan kantor ini (dinas PUPR) seluas 1 hektar,” beber Assa.
Kantor Dinas PUPR ini nantinya akan menjadi kawasan RSUD, kita sendiri akan pindah ke lokasi perkantoran Pemkot yang baru, tambahnya.
“Jadi mari kita doakan dan dukung bersama rencana pembangunan RSUD ini. Ini solusi Cerdas yang diberikan Walikota dan Wakil Walikota Manado untuk pelayanan kesehatan ke warga kota Manado,” terang Assa seraya menjelaskan bahwa rumah sakit umum yang ada di Malalayang saat ini adalah milik Kementerian Kesehatan RI.
Diketahui, lokasi awal pembangunan RSUD Manado direncanakan di lahan tepat di belakang lokasi pameran pembangunan Kayuwatu.
Namun, karena kondisi akses menuju lokasi RSUD yang tidak memungkinkan, maka Pemkot Manado mengambil kebijakan memindahkan lokasi pembangunan di depan kantor dinas PUPR saat ini.
Assa juga sempat membawa Fajarmanado.com dan wartawan lainnya meninjau ruang workshop dinas PUPR yang diisi oleh tenaga-tenaga muda yang masih energik.
So, mari kita dukung dan nantikan kehadiran RSUD milik kota Manado ini.
(mon)

