Terjadi Sejak Sabtu Pekan Lalu, Longsor di Ruas Jalan Tombuluan Belum Dibersihkan
TERTUTUP : Longsor yang menutupi ruas jalan di Tombuluan yang terjadi sejak Sabtu (25/3) hingga sekarang belum dibersihkan.

Terjadi Sejak Sabtu Pekan Lalu, Longsor di Ruas Jalan Tombuluan Belum Dibersihkan

Tombulu, Fajarmanado.com – Kesal. Itulah perasaan yang menimpa Johan, salah satu pengendara yang hendak menuju Manado dengan mengakses jalur Desa Tombuluan Kecamatan Tombulu.

Pasalnya, ia harus memutar balik setelah berhdapapan dengan bongkahan tanah yang masih menutupi jalur tersebut hingga tidak bisa dilewati mobil. “Dimana Tim Reaksi Cepat dari pemerintah yang katanya siap 1×24 jam terkait penanggulangan bencana. Apalagi tim ini digembar-gemborkan siap bekerja siang dan malam untuk membersihkan longsor yang menutupi ruas jalan,” ujar Johan usai dirinya menjumpai longsor yang menutupi ruas jalan di Desa Tombuluan Selasa (28/3) tadi.

Lanjutnya, setelah bertanya pada masyarakat setempat, rupanya longsor tersebut terjadi sejak hari Sabtu (25/3). Namun belum dibersihkan hingga kini. “Jangan-jangan pemerintah pilih kasih terkait penanggulangan bencana. Karena, kalau di ruas-ruas jalan tertentu, ketika tertutup longsor, pihak terkait langsung melakukan penanganan sampai bersih dan bisa dilalui kendaraan,” kesal lelaki paruh baya tersebut.

Saat dikonfirmasi, Pemerintah Kabupaten Minahasa Melalui Kabag Humas dan Protokol Moudy Pangerapan mengatakan kalau di Perempatan Desa Kembes di depan Indomaret, ada pemberitahuan yang menerangkan jalur tersebut sementara dalam pengerjaan. “Di perempatan Indomaret di Desa Kembes, ada pemberitahuan yang menerangkan kalau mau ke Manado, harus melewati Koka. Karena jalan sementara ada kegiatan pelebaran/cutting yang dilakukan pihak provinsi,” ujar Pangerapan.

“Karena itu, walaupun tidak ada longsor, pengguna jalan yang ingin melewati jalur tersebut diminta untuk menghindarinya dan beralih ke jalur lain,” tegas Pangerapan.

(fis)