Tomohon, Fajarmanado.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon membeberkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) di depan Perwakilan BPKP RI Sulawesi Utara (Sulut) di ruang rapat Inspektorat Kota Tomohon, Jumat (10/03).
Laporan yang disampaikan Bagian Organisasi dan Sumber Daya Manusia tersebut dihadiri Perwakilan BPKP RI Sulut Martha Ester Rimper, Hengky Mapali dan Henricus Bayu Hendrawan, kemudian dievaluasi untuk penyempurnaan.
Hadir pula, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw Msi, Asisten Kesejahtraan Rakyat Dra Truusje Kaunang, Asisten Umum Novi Politon SE, Kakab Keuangan Daerah Drs Gerardus Mogi, Kepala Bapelitbangda Ir Ervinz Liuw MSi dan jajaran pemerintah Kota Tomohon.
Hengky Mapali selaku perwakilan BPKP Sulut mengatakan LAKIP 2015 Kota Tomohon bisa dijadikan acuan untuk penyusunan LAKIP 2016 dengan mengambil substansi yang penting .
Ia menyarakan, Pemkot Tomohon dapat juga mencontohi LAKIP Kota Bandung tahun 2015 yang mendapatkan predikat A.
“Predikat-predikat yang didapatkan Kota Tomohon yang dicantumkan dalam LAKIP ini bisa menjadi nilai tambah tersendiri dalam penilaian mendatang,” jelas Mapali.
Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak berharap Kota Tomohon dapat meningkatkan laporan LAKIP pada tahun 2016. Wali Kota juga mengapresiasi jajaran pemkot yang telah bekerja keras dalam penyusunan.
“Kita memiliki prestasi yang didapatkan selama ini untuk membangun Kota Tomohon, berbagai penghargaan telah diraih selama tahun 2015-2017, inilah yang harus kita cantumkan, serta juga iven internasional yang kita prakarsai yaitu TIFF yang telah sukses dan akan juga diadakan pada tahun 2017 sehingga kita boleh mendapat hasil yang lebih baik kedepan” jelas Eman.
(prokla)

