Angin Hujan Jadi Viral Medsos di Sulut, Jalanan Macet dan Satu Korban
Penampakan jalan Sonder-Tomohon ketika pohon yang roboh dibersihkan masyarakat bersama Pemerintah Kecamatan Sonder dipimpin Camat Roudy Mewoh, Minggu (8/1/2017), petang tadi.

Angin Hujan Jadi Viral Medsos di Sulut, Jalanan Macet dan Satu Korban

Manado, Fajarmanado.com – Angin kencang disertai hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sejak siang tadi menjadi viral di media sosial (Medsos).

Pasalnya, musibah alam ini sempat menumbangkan pepohonan dan tak sedikit yang roboh  menimpa jalan umum, baik di pusat Kota Manado dan jalan jalan utama yang menghubungkan ibu kota provinsi ini dengan daerah lain di sekitar.

Satu orang dilaporkan sempat jadi korban tertimpa pohon. Nancy Legi, warga Kelurahan Tinoor II, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon mengalami patah kaki tertimpa pohon tumbang di ruas Jalan Manado-Tomohon.

Wanita yang menggunakan sepeda motor ini, terjepit di antara dua cabang pohon berdiameter 50 centimeter.

Ia pun baru bisa diselamatkan setelah warga setempat menolong dengan memotong cabang pohon menggunakan sensaw, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon menumpang mobil BPBD sore tadi.

Angin kencang disertai hujan deras melanda beberap wilayah di Sulut mulai sekitar Pukul 12.30 Wita. Beberapa saat kemudian, jaringan listrik PLN pun ikut tergangggu dan padam bergantian di beberapa wilayah.

Peristiwa ini spontan ramai di medsos, bahkan menjadi viral di Sulut. Berawal longsor dan pohon roboh di kompleks Resting Area Tomohon, kemudian pohon yang disebut beruukuran besar di depan Kantor PLN Cabang Manado, bilangan Kelurahan Sario Manado, tumbang menimpa dan menutupi jalan.

Usai itu, bermunculan kabar yang sama di jalan Worang Bypass menuju Kota Bitung, jalan Airmadidi-Tondano, jalan dalam Kota Amurang, jalan Tomohon-Tanahwangko (Tombariri), Jalan Kawangkoan-Sonder, Jalan Sonder-Kawangkoan dan masih banyak lagi.

Bukan hanya menutupi jalan, pohon tumbang juga menimpa beberapa bangunan namun tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado sebelumnya telah mengeluarkan up date peringatan dini cuaca ekstrem di Sulut.

Surat yang ditandatangani Forecaster On Duty, Muh Nur Hadi dan Ferifikator Sutikno, SE, SSi, MSi itu menyebutkan bahwa tanggal 8 Januari 2017 pukul 14.30 Wita di wilayah Kota Manado, Tomohon, Kotamobagu, Minsel, Minahasa, Mitra, Bolmut, Bolmong dan Minut diperkirakan masih akan berpotensi terjadinya hujan sedang disertai angin kencang.hingga pukul.17.00 Wita

“Dan meluas hingga ke wilayah Kota Bitung, Kab. Bolmong Timur, Kab. Bolmong Selatan dan Kab. Kep. Sitaro,” demikian rilis prakiraan BMKG Sulut, yang tembusannya, antara lain, kepada BPBD Sulut ini.

Namun demikian, angin kecang yang sesekali disertai hujan ringan hingga sedang masih juga melanda sebagian wilayah daerah Nyiur Melambai hingga saat ini.

Sementara sebagian besar jalan yang tertutup pohon-pohon yang tumbang kini sudah bisa dilewati. Pemerintah dan warga setempat  langsung melakukan pembersihan.

Meski begitu, masyarakat dihimbau untuk terus mewaspadai cuaca ekstem yang bisa saja berangsung sampai beberapa hari ke depan.

Langkah yang perlu dilakukan, antara lain, menjauhi  wilayah-wilayah rawan longsor, pohon-pohon yang rentan patah dan tumbang, dan menunda perjalanan di saat hujan dan anggin kencang masih berlangsung.

(ely)