Astaga! PLN Sebut Banyak Instalatur Listrik Liar di Minsel
Geovanny Tutuhatunewa

Astaga! PLN Sebut Banyak Instalatur Listrik Liar di Minsel

Amurang, Fajarmanado.com – Masyarakat calon kusumen listrik PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo di wilayah Rayon Amurang, Minahasa Selatan (Minsel) harus berhati-hati.

“Banyak oknum instralatur listrik liar dan ilegal yang beroperasi di wilayah ini,” kata Manager Rayon Amurang,” Geovanny Tutuhatunewa di Amurang.

Geovanni mengaku kesal karena ulah instalatur ilegal kerap memicu perdebatan pihaknya dengan masyarakat calon pelanggan, yang datang menuntut agar segera menuntaskan pemasangan dan mengkoneksikan jaringan listrik PLN di rumah atau bangunan mereka.

“Setelah kami cek di loket pendaftaran, umumnya belum terdaftar. Orang yang mengaku instalatur pun tidak tercatat sebagai instalatur kami,” jelasnya kepada Fajarmanado.com Kamis (17/11) di ruang kerjanya.

Yang semakin memiriskan, lanjutnya, para calon pelanggan tersebut datang mengaku pula telah menyetor sejumlah uang sebagai biaya administrasi pemasangan baru atau pindah lokasi.

Geovanni mengingatkan masyarakat supaya tidak bertransaksi langsung dengan oknum-oknum yang mengaku petugas instalasi PLN. Meski pun oknum itu adalah instalatur resmi PLN, sebaiknya pembayaran administrasi pendaftaran dilakukan langsung di loket resmi PLN di ranting setempat.

“Di luar loket kami tidak bertanggung jawab dan jangan lupa untuk meminta bukti dari petugas ketika menyetor sejumlah uang. Angka yang tertera pada kwitansi bukti setoran pun harus sama dengan uang yang diserahkan, jangan lebih kecil dari itu,” jelasnya.

 Untuk menertibkan sepak terjang para instalatur liar ini, Geovani berecana akan menjalin kerjasama dengan Polres Minsel.

“Program ini nantinya juga untuk menertibkan sambungan-sambungan ilegal yang merugikan PLN,” katanya.

Geovani mengatakan, berdasarkan pengamatan pihaknya aksi pencurian aliran listrik kerap pula terjadi secara insidentil saat masyarakat melaksanakan syukuran perkawinan, hari ulang tahun dan acara lainnya.

“Banyak yang disinyalir tidak mengurus izin di Kantor PLN dengan memakai jasa instalatur liar yang memang paham dengan cara mengkoneksikan jaringan tanpa melalui meter pembatas,” ujar Geovanni.

(andries)