VaSung Buka HUT RI ke 80 Kawangkoan Raya, Ribuan Warga Ikut Jalan Sehat dan Pungut Sampah

VaSung Buka HUT RI ke 80 Kawangkoan Raya, Ribuan Warga Ikut Jalan Sehat dan Pungut Sampah

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang, SS membuka rangkaian kegiatan HUT RI ke 80 Kawangkoan Raya, Jumat pagi, 18 Juli 2025.

Ribuan warga dan jajaran pemerintahan Kecamatan Kawangkoan, Kawangkoan Utara dan Kecamatan Kawangkoan Barat tumpah ruah menyatu pada acara pembukaan yang diawali ibadah oikumene di pusat Kota Kawangkoan, mulai Pukul 05.15 Wita.

Nuansa Toleransi

Nuansa toleransi antarumat beragama, terpantau jelas pada ibadah bersama yang ikut dihadiri Drs. Dharma Patria Palar dan Jelly Lolowang –dua anggota DPRD Minahasa– ini, Kadis Pariwisata Minahasa Thelma Lapian, Kabag Prokopim Setdakab Minahasa, Ricky Laloan dan Kabag Hubungan Antarlembaga, Ritha Lusye Lapian tersebut.

Meski dipimpin tokoh agama nasrani, namun di akhir ibadah, doa penutup disampaikan secara berantai oleh Ketua Pimpinan Majelis Sidang (PMS) KGPM PNIEL Kawangkoan Gbl. Retla Anes Lintong, MTh, lalu  Imam Masjid Nurul Huda Kawangkoan, Imran Abdullah.

Usai ibadah, VaSung, panggilan karib Wabup Minahasa yang juga tokoh masyarakat Kawangkoan, memukul Tetengkoren bersama ketua harian panitia dan dua anggota DPRD, kemudian melepas peserta jalan sehat di depan lokasi Taman Kota Kacang, Biapong dan Ragey ini.

Diawali kelompok Paskibraka, jajaran pemerintah tiga kecamatan, lurah dan hukum tua, kemudian, para pelajar SD, siswa siswi SMP dan SMA/SMK sederajat, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Gerakan Anti Sampah

VaSung sendiri, tak hanya melepas peserta pertama, tapi ikut berbaur bejalan menyusuri jalan memutar di bendar Kawangkoan bersama kelompok jajaran pemerintahan.

Seiring dengan jalan sehat, panitia yang dipimpin Ketua Umum Jopie Lumintang SE dengan Ketua Harian Reygen Goni mengampanyekan gerakan anti sampah.

Para peserta pun dibekali tas kresek dan diarahkan untuk memungut sampah yang berada di sepanjang jalan sekitar 4 kilometer yang jadi rute jalan sehat.

“Kebersamaan seperti inilah yang sangat dirindukan masyarakat Kawangkoan raya pasca pemekaran tahun 2010 lalu,” komentar Stefan Supit, SH yang ikut berbaur ikut jalan sehat.

Kawangkoan bersatu dalam acara seperti ini, oleh warga setempat diharapkan terus dilaksanakan setiap tahun.

“Lihat saja bagaimana antusias masyarakat tadi, padahal sosialisasi kegiatannya  masih agak kurang di desa-desa dan kelurahan-kelurahan,” ujar Meki Assa, pria yang sempat 24 tahun kepala lingkungan di Kelurahan Sendangan ini.

 

[heru]