Manado, Fajarmanado.com —Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa damai untuk mendesak pengusutan dugaan tindak pidana korupsi di lingkup Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) Sulawesi Utara (Sulut), yang berada di bawah naungan Kementerian PUPR.

Koordinator aksi, Jonathan Mogonta, S.S, menyampaikan bahwa aksi akan digelar pada Jumat, 18 Juli 2025, dimulai dari Kantor BWSS I dan dilanjutkan ke Mapolda Sulut.
“Kami akan menggelar aksi damai sekaligus menyerahkan langsung laporan pengaduan kami ke Polda Sulut. Harapan kami, aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan atas berbagai dugaan penyimpangan yang kami temukan,” ujar Jinathan kepada sejumlah wartawan di Manado, Selasa, 15 Juli 2025.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PAMI Perjuangan, Maykel Tielung, SE, SH, MH, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap indikasi korupsi yang diduga melibatkan sejumlah pihak di internal BWSS I.
“Ini bukan soal besar atau kecilnya proyek. Tapi ini soal tanggung jawab terhadap keuangan negara. Ratusan miliar rupiah digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur, namun sayangnya pengerjaannya terkesan amburadul dan berpotensi merugikan keuangan negara,” tegas Maykel.
Ia menambahkan, setelah aksi dan pelaporan ke Polda Sulut, pihaknya juga akan melanjutkan laporan resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mabes Polri.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, laporan yang akan diserahkan PAMI Perjuangan tidak hanya menyasar oknum Kepala BWSS I, Ir. Sugeng Harianto, tetapi juga mencakup sejumlah oknum pejabat teknis seperti Kasatker, PPK, serta beberapa perusahaan pelaksana proyek yang diduga terlibat dalam penyimpangan.
PAMI Perjuangan menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, sebagai bagian dari komitmen mereka dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan bersihnya pengelolaan anggaran negara di sektor infrastruktur.
Reporter : (TIM)

