Kawangkoan, Fajarmanado.com — Vanda Sarundajang, SS menyatakan terharu dan bangga atas respon dari kalangan tokoh masyarakat Kawangkoan raya untuk menggelar upacara bersama HUT Proklamasi RI ke 80 pada Minggu, 17 Agustus 2025.
VaSung, sapaan karib Wakil Bupati Minahasa, ini menyampaikan hal tersebut ketika memimpin rapat bersama para tokoh masyarakat Kecamatan Kawangkoan, Kawangkoan Utara dan Kawangkoan Barat di kediaman pribadinya, kompleks Taman Sinyo Harry Sarundajang, Kawangkoan-Tompaso, Senin malam, 30 Juni 2025.
“Terus terang saja, saya sangat terharu, bangga sekali ternyata bapak bapak dan ibu ibu setuju. Tak seperti yang saya kuatirkan sebelumnya,” kata VaSung dengan suara agak terbata.
Rapat yang digelar selang Pukul.18.00 Wita hingga Pukul 19.40 Wita itu, selain dihadiri puluhan tokoh masyarakat, juga para kades dan lurah bersama Camat Kawangkoan Eighmi J Moniung, Camat Kawangkoan Utara Fabian DK Mendur dan Camat Kawangkoan Barat Meidy Keintjem.
Dalam sesi tanya jawab sekaligus penyampaian gagasan, pada prinsipnya semua pembicara kompak menyatakan setuju jika tiga kecamatan di Kawangkoan kembali bersatu menggelar Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus dan pawai.
Malahan, sebelum VaSung mengetuk kesepakatan bersama, para peserta yang mendapat kesempatan berbicara, umumnya langsung masuk pada berbagai usulan teknis pelaksanaannya.
“Saya hanya akan bertanya satu kata saja,” ujar Yanny Laloan. “Apakah kita setuju dilaksanakan upacara bersama,” tanyanya.
“Saya minta, yang setuju berdiri,” lanjut pria ubanan itu. Dan, sontak saja, semua peserta berdiri.
“Kalau begitu, semua setuju ya. Saya sudah bisa ketuk,” timpal VaSung bertanya. “Ketuk saja, semua sudah berdiri,” sela beberapa peserta, kompak.
Kerinduan Lama
Dalam rapat yang juga dihadiri dua legislator asal Kawangkoan Utara, Drs Dharma Patria Palar dan Stvri Tenda itu, kembali terkuak jika kerinduan Kawangkoan Bersatu pascapemekaran Kecamatan Kawangkoan pada medio 2010, sudah terbenam sejak lama.
Bahkan, ketika membaca jika VaSung telah bergerak mendekati para tokoh-tokoh masyarakat dan jajaran pemerintahan Kawangkoan raya, masyarakat tak henti bertanya kebenaran dan kepastiannya.
“Sekitar tahun 2013 atau 2014, sempat dilaksanakan upacara bersama di (pelataran) Terminal Kawangkoan, masyarakat senang sekali,” ungkap Desy Mapasa.
“Padahal waktu itu hanya diikuti dua kecamatan. Satu kecamatan lain, (Kawangkoan Barat) hanya melaksanakan upacara sendiri,” ungkap wanita yang tercatat sudah 16 tahun jadi lurah di Kawangkoan.
Soal inspektur upacara perdana nanti, mereka juga senada mengharapkan kesediaan Wakil Bupati VaSung.
“Secara pribadi, saya sangat suka. Tapi mungkin sesuai protokoler tidak bisa,” komentarnya. “Soal ini, kita lihat saja nanti,” sela Dharma Palar.
Yang pasti, upacara bersama tersebut akan digelar rutin setiap tahun mengacu pada kesepakatan bersama tiga camat disaksikan anggota DPRD Minahasa dari Kawangkoan raya yang segera dibuat.
Mengenai panitia dan teknis pelaksanaannya, VaSung mengatakan akan dibicarakan khusus bersama tiga camat dalam waktu dekat.
“Yang pasti, upacara dan pawai bersama sudah akan kita mulai pada 17 Agustus nanti. Untuk lomba, nanti diatur bersama panitia,” ujarnya.
Seperti diketahui, sebagai tokoh masyarakat Kawangkoan, Wabup VaSung menginisiasi Kawangkoan Bersatu untuk menggelar Upacara Bersama HUT Proklamasi RI ke 80.
Setelah melakukan pendekatan secara personal, VaSung mengkonfirmasi kembali rencana tersebut kepada tiga camat setempat di sela-sela acara Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Kabupaten Minahasa, di Wale Ne Tou Minahasa, Tondano pada 21 Mei 2025 lalu.
[heru]

