Manado, Fajarmanado.com — Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi mengungkapkan Presiden Prabowo menaruh perhatian khusus agar PUSKUD Sulawesi Utara (Sulut) ikut berperan menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Pak Prabowo menitip pesan ke saya agar membantu PUSKUD Sulut,” katanya di depan peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 PUSKUD Sulut di Hotel Lion Manado, pekan lalu.
Porta, sapaan karib putra Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan, sebagai Ketua Dewan Kehormatan Induk KUD (INKUD), Presiden Prabowo sangat berharap agar PUSKUD Sulut dapat bangkit kembali dan bersama angotanya, KUD-KUD untuk ikut berperan aktif mensejahterakan masyarakat.
Ia mengaku sampai sembilan kali bertemu Prabowo, mulai semasa kampanye Pilres sampai setelah dilantik pada Oktober 2024.
INKUD, kata Porta yang mantan Direktur INKUD mengatakan, sejak tahun lalu pihaknya sebenarnya sangat berniat melibatkan PUSKUD Sulut dalam berbagai program kemitraan dengan investor luar negeri.
“Tapi kami bingung, ternyata ada tiga kelompok yang mengaku pengurus PUSKUD Sulut. Entah yang mana pengurus sahnya,” imbuhnya.
Untuk itulah, ia berharap semua pihak meninggalkan perbedaan dengan bersatu menatap ke depan.
Dalam upaya memberdayakan PUSKUD Sulut sebagai koperasi primer, Porta menyebut ada tiga program kerjasama kemitraan dengan investor yang dipersiapkan.
Pertama pengelolaan pabrik ikan laut di Kota Bitung yang segera dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih terbaru.
“Ada dua lokasi yang menjadi program kami. Bitung dan Halmahera. PUSKUD setempat yang akan menangani sebagai perpanjangan tangan INKUD,” ujarnya.
Dalam kerjasama dengan INKUD, katanya, investor akan mendatangan berbagai peralatan mesin yang masih dibutuhkan, seperti pembeku dan pengepakan, kemudian dikelola oleh Inkud melalui PUSKUD untuk diekspor dengan pola bagi hasil.
Selain usaha perikanan laut, Porta juga menawarkan peluang KUD terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau ada lahan, KUD dapat ikut terlibat. Lahannya dijadikan dapur MBG,” katanya sambil mengarahkan untuk berkoordinasi dengan pengurus PUSKUD Sulut.
Selain Dapur MBG, INKUD juga sudah bekerjasama dengan investor asing untuk membuka usaha air siap minum dalam kemasan galon.
“Mesinnya disiapkan investor dari Taiwan. Beliau ada ikut datang di sini,” tuturnya seraya menunjuk pria yang duduk berjejer dengan pengurus INKUD lainnya.
Pola kemitraannya, KUD hanya pula menyiapkan tempat usaha saja dan mesin pemroduksi air siap minumnya dari investor,” katanya.
“KUD-KUD lah yang mengelola, ya tentu dengan pola kemitraan bagi hasil. Detailnya, silahkan berkoordinasi dengan pengurus PUSKUD,” sambung Porta yang terpilih secara aklamasi menggantikan Herman Wutun pada awal November 2023 ini.
Oleh karena itu, ia berharap agar KUD-KUD di Sulut segera berbenah diri dengan melaksanakan RAT Tahun Buku 2024 agar bisa ikut terlibat dalam program-program kerjasama yang telah, sedang dan akan digagas INKUD.
“Jadi, KUD-KUD yang ingin terlibat harus sehat. Punya pengurus yang sah sesuai AD ART,” tandasnya.
Porta juga mengungkapkan bahwa program ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebenarnya akan ditangani KUD.
“Sebelum Pak Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan pembentukan Koperasi Merah Putih, beliau sempat bertanya kepada saya, ada berapa banyak lagi KUD yang aktif di negara kita,” ungkapnya.
Ketika itu, Porta mengaku menyebut angka 3600 dari 9.400 lebih total jumlah KUD di tanah air, sehingga Presiden Prabowo minta untuk diveridikasi kembali.
“Saat beliau panggil lagi, saya mengatakan tinggal seribu lebih. Bapak bilang, tidak cukup untuk memfasilitasi semua desa dan kelurahan yang ada, sehingga dibentuklah Koperasi Merah Putih,” kisahnya.
Porta menegaskan, dana yang akan digunakan Koperasi Merah Putih bukan hibah. Tapi kredit lunak dari bank-bank yang tergabung dalam Himbara.
[heru]


