Vatikan, Fajarmanado.com–Setelah terpilih melalui prosesi konklaf pada 8 Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost akan dilantik menjadi Paus Leo XIV pada Minggu, 18 Mei 2025, pekan depan.
Vatikan telah mengumumkan misa pelantikan untuk Paus Leo XIV akan digelar di Alun-alun Santo Petrus di Vatican City, dengan diperkirakan akan dihadiri ratusan ribu pemimpin keagamaan dan pemimpin dunia.
Dilansir dari AFP, Reuters, Tempo.co dan Detik.com, Sabtu (10/5/2025), Kantor Pers Takhta Suci menyatakan misa pelantikan untuk Paus Leo XIV akan digelar pada Minggu pagi nanti, sekitar pukul 10.00 waktu Roma, di area terbuka di Alun-alun Santo Petrus, yang ada di luar Basilika Santo Petrus.
Dalam pelantikan, Paus Leo XIV akan menerima cincin kepausan, atau yang dikenal sebagai Fisherman’s Ring atau Cincin Nelayan, dan pallium — pita melingkar dari wol putih yang ditenun halus di bagian leher.
Pallium merupakan simbol misi untuk menegakkan persatuan gereja, sedangkan Fisherman’s Ring melambangkan “stempel” yang secara historis digunakan untuk menyegel dokumen-dokumen resmi yang ditandatangani sang Paus.
Cincin kepausan diberikan secara seremonial sebagai simbol kepausan saat misa pelantikan. Namun secara tradisi akan dihancurkan atau dirusak setelah kematian seorang Paus.
Misa pelantikan ini digelar 10 hari setelah Paus Leo XIV, yang memiliki nama asli Robert Francis Prevost terpilih menjadi pemimpin terbaru untuk Gereja Katolik sedunia dengan umatnya yang mencapai 1,4 miliar orang di seluruh dunia.
Paus Leo XIV merupakan Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat (AS), menggantikan Paus Fransiskus yang wafat 21 April 2025.
Kunjungi Makam Paus Fransiskus
Sebelum menjalani misa pelantikan, Paus Leo XIV akan menjalani sejumlah aktivitas dalam beberapa hari ke depan.
Dijadwalkan akan mengunjungi beberapa basilika kepausan lainnya di Roma, termasuk Basilika Santa Maria Maggiore yang menjadi tempat mendiang Paus Fransiskus dimakamkan.
Profil Paus Leo XIV
Saat terpilih menjadi Paus Leo XIV, Kardinal Robert Francis Prevost berusia 69 tahun.
Berasal dari Chicago, Illinois, Kardinal Robert Francis Prevost memiliki pengalaman menjadi imam secara global. Sebagian besar kariernya dihabiskan dengan menjadi misionaris di Amerika Selatan dan uskup di Peru.
Baru-baru ini, ia memimpin kantor Vatikan yang berpengaruh dalam pengangkatan uskup.
Keterpilihannya sebagai Paus baru ini diharapkan dapat melanjutkan reformasi Paus Fransiskus selama 12 tahun, selang 2013–2025.
Dilansir dari Vatican News, Paus Leo XIV lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, dari pasangan Louis Marius Prevost dan Mildred Martínez.
Louis adalah keturunan Prancis dan Italia, sementara Mildred berdarah Spanyol.
Robert Prancis Prevost tercatat memiliki dua saudara laki-laki, Louis Martín dan John Joseph.
Prevost menghabiskan masa kecil dan remajanya bersama keluarganya.
Ia belajar di Seminari Menengah Para Bapa Augustinian dan melanjutkan studi di Universitas Villanova di Pennsylvania, kemudian memperoleh gelar Matematika dan juga belajar Filsafat pada tahun 1977.
Pada 1 September 1977, ia masuk novisiat Ordo Santo Agustinus (O.S.A.) di Saint Louis, Provinsi Our Lady of Good Counsel Chicago.
Kaul pertama Prevost dilakukan pada 2 September 1978. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 29 Agustus 1981, ia mengucapkan kaul khidmatnya.
Paus Leo XIV mempelajari teologi di Catholic Theological Union di Chicago.
Pada usia 27 tahun, ia dikirim oleh atasannya ke Roma untuk belajar Hukum Kanon di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas (Angelicum).
Di Roma, ia ditahbiskan sebagai imam pada 19 Juni 1982, di Kolese Agustinian Santa Monica.
[**/heru]

