Fajarmanado.com, Tomohon–Warga Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan menyambuat antusias Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon Miky Wenur-Cherly Mantiri, Sabtu (09/11/2024) malam.
Dua wewene Tou Mu’ung, pasangan nomor urut 1 Pilkada Tomohon 2024 ini, mendapat sambutan luar biasa dari warga ‘panas bumi’ itu ketika berkunjung melakukan kampanye terbatas malam itu.
Ketika tiba, Miky–Cherly mendapat sambutan meriah dari warga Pangolombian mulai genarasi muda hingga lansia. Mereka mengeluk-elukkan dan sepakat mendambakan pasangan calon perempuan ini memimpin Kota Tomohon periode 2025-2030 mendatang.
‘’Kedua figur ini bersih. Tanpa korupsi dan terbukti dalam pelayanan dan menjadi wakil rakyat. Apa lagi yang kurang dari mereka,” kata Abraham Kaunang, tokoh masyarakat Pangolombian saat menyambut Miky-Cherly.
Calon Wali Kota Miky Wenur sendiri dalam orasi politik di kampanye terbatas, konsolidasi sekaligus meresmian Posko Pemenangan kembali mengatakan, jika diperkenankan Tuhan dan dipercayakan masyarakat untuk memimpin Kota Tomohon, mereka akan menjadi wali kota untuk semua rakyat Tomohon, bukan hanya sebagian orang atau kelompok.
“Tidak ada dalam kamus kami jika memimpin lalu membeda-bedakan pelayanan terhadap masyarakat meskipun di masyarakat ada perbedaan status sosial, suku, agama, maupun warna politik. Bagi kami, ketika telah menjadi pemimpin, sudah menjadi milik semua rakyat Kota Tomohon,” jelasnya.
Dalam menjalankan pemerintahan, lanjut dia, Miky-Cherly tidak akan kompromi dengan namanya pungutan liar, apalagi korupsi.
Sementara untuk program Miky-‘Cherly, lanjutnya, ada 17 program unggulan. Semuanya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.
‘’Visi, misi, serta program kami silakan baca dalam brosur, atau ditempel di posko-posko, bahkan sudah ditayangkan di media sosial baik oleh kami maupun oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Tomohon,’’ papar isteri Senator Ir. Stefanus BAN Liow, MAP.
Untuk lansia, selain menjalankan program yang sudah ada, berserta insentif, pihaknya akan melakukan perbaikan dengan perlakuan adil, karena selama ini masih ada yang belum pernah menerima dana lansia. Padahal, sangat layak.
Sebaliknya, yang tidak layak, karena dekat dengan penguasa, selalu menerima dana lansia.
“Ini harus dirobah. Pemberian dana lansia harus sesuai dengan ketentuan. Yang layak harus diberikan. Selain insentif, kami akan memberikan dana sebesar 10 hingga 15 juta di tiap kelurahan untuk kegiatan dan program lansia,’’ jelas Miky Wenur.
Untuk dana duka, dari yang sudah ada saat ini yakni 5 juta dari pemerintah, Miky-Cherly akan menambahnya dengan beras. Bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan, akan ada seabrek program, seperti pelatihan untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena UMKM memegang peranan penting bagi pembangunan.
Sedangkan Cherly Mantiri meminta kepada para pendukung atau masyarakat pada umumnya agar tidak mudah percaya dengan berita-berita atau informasi hoax dari mereka yang tidak bertanggung jawab.
‘’Akhir-akhir ini, kami banyak diterpa isu hoax yang menjatuhkan. Tidak usah percaya dengan hal-hal yang kurang jelas itu. Kami ingin berkompetisi dengan tidak saling menjatuhkan, karena bagaimana pun, siapa yang terpilih nanti, adalah pemimpin di Kota Tomohon,” kilahnya.
Ikut mendampingi pasangan yang diusung Partai Golkar, NasDem dan PSI saat itu, Ketua Tim Kampanye Piet HK Pungus, SPd, Ketua Tim Pemenangan Jack A Palar SE, Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Gerard Jonas Lapian, SE, MAP dan Toar Polakita SE.
[**/nly]

