Miky-Cherly Janji Ciptakan Birokrasi Profesional, Bukan Like Man On The Like Place

Miky-Cherly Janji Ciptakan Birokrasi Profesional, Bukan Like Man On The Like Place

Fajarmanado.com, Tomohon–Penempatan pejabat dalam lingkungan kerja dan system pelayanan di Pemerintah Kota Tomohon menjadi perhatian serius Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon nomor urut 1 Pilkada Tomohon 2024.

Miky–Cherly, pasangan yang diusung Partai Golkar, Partai Nasdem, dan PSI serta didukung elemen masyarakat ini berjanji akan menempatkan pejabat dan pegawai profesional di bidang masing-masing.

“Bukan like man on the like place, tapi harus the right man on the right place atau job. Harus orang yang tepat di jabatan yang tepat,” kata Miky Wenur kepada wartawan di Tomohon, Selasa (22/10/2024).

Untuk itu, dalam misi di poin 5, Miky-Cherly bakal memperkuat reformasi birokrasi yang professional, transparan dan akuntabel dengan memberi ruang bagi partisipasi masyarakat.

Misi itu sendiri akan dijabarkan dalam program unggulan yakni tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas pungli, kemudian peningkatan kompetensi dan kesejaheraan aparat pemerintahan, serta penguatan sinergi pemerintah dengan lembaga keagamaan.

“Jika diperkenankan Tuhan dan dipercayakan masyarakat memimpin Kota Tomohon, kami akan menata pemerintahan yang baik,” katanya didampingi Cherly Mantiri.

Penempatan pejabat atau pegawai, lanjutnya, akan sesuai dengan bidang ilmu, sehingga nantinya dalam melaksanakan tugas tidak mengalami kesulitan.

“Ini menjadi salah satu program unggulan kami,” ujar sosok politisi perempuan yang santun, smart dan merakyat itu.

Pengalaman menjadi anggota DPRD, ketika dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan eksekutif, Miky–Cherly menyatakan sering menemui pejabat atau staf yang tidak bisa menjelaskan apa yang menjadi permasalahan.

Hal tersebut dapat dipastikan karena jabatan yang ditempatinya tidak sesuai dengan bidang ilmu.

“Ya, ada saja yang sering mengalami kesulitan ketika diminta menjelaskan suatu hal, jawabannya tidak mengena karena tidak menguasai, disebabkan tidak sesuai bidang ilmunya,’’ tandas Miky Wenur, Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon periode 2019-2024.

Cherly Mantiri, yang adalah Wakil Ketua Komisi III DPRD Tomohon periode 2019-2024, juga menjamin tidak akan ada Pungutan Liar (Pungli) dalam pemerintahan Miky–Cherly nantinya.

[**/nly]