Reaksi Pemerhati Budaya Atas Suguhkan Kabasaran dan Tarian Mahzani Miky Wenur-Chermat

Reaksi Pemerhati Budaya Atas Suguhkan Kabasaran dan Tarian Mahzani Miky Wenur-Chermat

Fajarmanado.com, Tomohon — Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon 2025–2030, Miky Wenur dan Cherly Mantiri menyuguh kearifan budaya ketika mendaftar dan menggelar syukuran di rumah pemenangan, Kamis (29/08/2024).

Saat menuju Kantor KPU Tomohon di Kelurahaan Kakaskasen, Miky Wenur–Chermat, dua Wewene Tou Mu’ung ini, memakai Tolu dan dikawal tarian perang khas Minahasa, Cakalele atau Kabasaran dan Mahzani, tarian puji-pujuan Suku Tombulu.

Melihat kreasi yang juga berlangsung di kediaman Keluarga Liow–Wenur, Kelurahan Walian tersebut, kalangan pemerhati budaya di Kota Tomohon bereaksi.

Mereka pun memberikan apresiasi kepada pasangan calon yang diusung Partai Golkar dan didukung NasDem dan PSI pada Pilkada Tomohon 2024 ini.

Frans Kalele, warga Tara-Tara, Eldat Pangkey (Rurukan), James Anes (Paslaten), Edyson Kojongian (Rurukan Satu) dan Yorry Kojongian dari Woloan Satu, sama sama menyatakan salut atas perhatian Miky–Chermat terhadap pelestarian budaya.

Di tengah pesatnya perkembangan zaman, dua legislator Kota Tomohon berpengalaman itu, tidak lupa dengan jatidiri atau di mana mereka tumbuh dewasa dan berkarir.

“Kehadiran tarian Kabasaran menuju dan mendaftarkan diri di KPU sebagai pasangan calon, sebagai pesan bahwa Ibu Miky dan Ibu Cherly siap bertarung di pentas Pilkada Tomohon 2024,” kata Kalele.

“Tapi, seperti yang berkali-kali disampaikan Ibu Miky, bukan untuk saling menjatuhkan tetapi dengan santun dan riang gembira memenangkan hati masyarakat,” sela Pangkey.

Sedangkan tarian Mahzani, lanjutnya, merupakan wujud syukur kepada Tuhan karena telah diizinkan melalui Partai Golkar dengan dukungan NasDem dan PSI untuk menjadi salahsatu pasangan calon Pilwako Tomohon 2024.

“Ya, selanjutnya tinggal masyarakat Kota Tomohon yang menilai. Tapi bagi kami, Ibu Miky dan Ibu Cherly yang paling layak memimpin Kota Tomohon dalam lima tahun ke depan,” ujar Edyson yang kemudian diamini James dan Yorry.

Dengan rekam jejak selama ini, baik di legislatif maupun berbagai organisasi sosial kemasyarakatan dan pelayanan, mereka senada meyakini Miky-Chermat, akan memperhatikan pelestarian budaya daerah dan kearifan lokal.

[**/heru]