Fajarmanado.com, Tomohon — Sikap dukungan masyarakat Kota Tomohon terhadap para kandidat Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tomohon ternyata dinamis.
Seiring dengan semakin mengkristalnya bakal Calon Wali Kota (Cawali) Tomohon yang diusung partai politik maupun melalui jalur independen, sikap masyarakat wajib pilih di Kota Bunga mulai berubah.
Bahkan, tak sedikit yang sudah terlanjur menjadi tim sukses bakal calon (balon) tertentu, kini menarik diri dan mulai mengalihkan dukungan kepada balon lain.
“Saya melihat sudah banyak yang kembali ke jalan yang benar, mendukung Ibu Miky Wenur sebagai Cawali Tomohon,” ujar Agustinus Mangundap dalam pertemuan tim dan relawan Kelurahan Rurukan dan Rurukan Satu Kecamatan Tomohon Timur, Senin (22/07/2024).
Sementara itu, banyak kalangan mengakui bahwa awalnya sudah menjadi bagian tim pemenangan dari kandidat calon lainnya.
Mereka senada mengungkapkan sempat terprovokasi bahwa Partai Golkar tidak ada Cawali Tomohon pada Pilkada Serentak 2024.
Apalagi ketika tahu Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP adalah yang dijagokan partai besutan Airlangga Hartarto di Pilkada Tomohon 27 November mendatang.
Pasalnya, Miky Wenur di mata mereka merupakan sosok perempuan yang bersama suaminya Senator Ir Stefanus BAN Liow, MAP yang selama ini terbukti dan teruji totalitas dalam pelayanan gereja serta pengabdian kepada masyarakat dan daerah.
“Oleh karena itu, saya mengajak kepada yang telah mendukung calon lain untuk kembali ke jalan yang benar bersama Calon Wali Kota Tomohon Miky Wenur yang sarat prestasi dan pengalaman di bidang penyelenggaraan pemerintahan, organisasi keagamaan, sosial kemasyarakatan, politik dan olahraga,” pintanya.
Tokoh Masyarakat Rurukan Raya, Youbert Pelealu memandang Miky Wenur adalah figur santun, cerdas dan merakyat.
Selama ini, sebagai legislator Kota Tomohon tiga periode dan tiga periode pula Sekretaris Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM telah terbukti dan teruji serta totalitas dalam pelayanan.
“Maka Miky Wenur adalah bukan figur yang mengumbar janji tetapi senatiasa berpikir, berbicara dan bertindak realita dan rasional,” ujarnya.
[**/heru]

