Fajarmanado.com, Tondano — Menjelang penentuan Calon Bupati (Cabup) Minahasa untuk Pilkada Serentak 2024 oleh DPP Partai Gerindra, suhu politik di daerah Toar Lumimuut ini semakin memanas.
Kendati masih dalam tahap sosialisasi dan survei internal partai besutan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto, namun telah aksi pengrusakan baliho.
Pengusakan yang diduga dilakukan malam hari dengan benda menggunakan benda tajam itu menimpa media sosialisasi milik Youla Lariwa Mantik, SH, MH.
Baliho bakal calon (balon) Bupati Minahasa yang berinisial YLM itu, terpajang berdiri di sisi jalan raya Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat.
Sobekan tampak menganga memanjang dari awal nama sampai marga YLM. Yang tersisa hanya bagian akhir nama dari mantan Ketua Pemuda Pancasila Minahasa ini.
Sontak saja, Relawan YLM yang memasang baliho bertemakan YLM Untuk Minahasa Keter (kuat) itu, sempat emosi, mencari tersangka pelaku.
Persoalannya, pemasangan baliho tersebut sebelumnya telah memperoleh izin dari pemilik lahan setempat.
Mendapat kabar tak mengenakkan ini, YLM mengatakan, “Saya, Youla Lariwa Mantik, mengimbau kepada para pendukung agar tidak terpancing.”
Bahkan, wanita familiar itu mengaku tak menaruh dendam dan dengan tulus telah memaafkan perbuatan oknum pelaku dan mendoakan agar perbuatannya itu diampuni oleh Tuhan,” katanya kepada wartawan di Tondano, Senin (24/06/2024) siang.
Dengan adanya peristiwa tersebut, YLM menilai sebagai suatu sinyal jika dirinya mulai diperhitungkan bisa memenangkan Pemilihan Bupati (Pilbup) Minahasa pada 27 November mendatang.
“Jika diizinkan Tuhan dan diperkenankan partai diusung pada Pilkada mendatang, masyarakat Minahasa pasti akan memilih saya dan pasangan saya nanti,” ujarnya optimistis.
YLM memang sudah dikenal luas oleh masyarakat Minahasa. Selain sebagai pimpinan ormas, YLM sempat getol mensosialisasikan diri pada Pilkada Minahasa 2019.
Oleh karena itulah, YLM tetap dalam komitmen menyampaikan visi dan misinya untuk memajukan Minahasa.
[**/heru]

