Prosentasi Kursi Golkar Tomohon Tetap Tertinggi Capaian Beringin di Sulut

Prosentasi Kursi Golkar Tomohon Tetap Tertinggi Capaian Beringin di Sulut

Tomohon, Fajarmamado.com —  Partai Golkar Kota Tomohon tetap tampil sebagai daerah tertinggi capaian prosentasi perolehan kursi DPRD di 15 kabupaten kota se Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dari 20 kursi yang tersedia, Partai besutan Airlangga Hartarto di Kota Bunga ini meraih 7 kursi atau 28 persen.

Hasil tersebut mengulang sukses pencapaian Pemilu tahun 2019 lalu, di mana dari 15 kabupaten dan kota, Beringin Tomohon tercatat mencapai prosentase tertinggi dalam meraih kursi di DPRD tingkat II.

Jumlah kursi yang diraih Partai Golkar Tomohon pada Pemilu 2024 memang sama dengan yang perolehan Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), yakni 7 kursi.

Akan tetapi, jumlah kursi yang diperebutkan di dua daerah tersebut selisih lima. DPRD Kabupaten Minsel tersedia sebanyak 30 kursi, sedangkan Tomohon 25 kursi.

Sementara daerah lainnya di Sulut, seperti Kabupaten Minahasa, dari 35 kursi DPRD yang tersedia, Partai Golkar memperoleh 5 kursi.

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), dari 25 kursi DPRD memperoleh 5 kursi.

Kota Manado, Partai Golkar memperoleh 5 kursi dari 40 kursi di DPRD.

Di DPRD Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dari 30 kursi yang tersedia, Partai Golkar meraih 5 kursi.

Meski turun dari 10 kursi pada Pemilu 2019 lalu, namun dua senior Partai Golkar Kota Tomohon, Piet HK Pungus SPd dan Jemmy Supit SSos senada tetap memberikan apresiasi kepada pengurus dan kader Beringin di Kota Multy Dimensi yang dipimpin Ketua DPD Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW).

Menurut keduanya, meski sudah bukan ‘penguasa’ di Kota Tomohon, tapi di bawah pimpinan Miky Wenur, sapaan MJLW, Partai Golkar masih memperlihatkan eksistensi yang tinggi dengan merebut 7 kursi sehingga bisa mengusung calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 mendatang.

Pungus dan Supit juga mengapresiasi para pengurus dan kader Partai Golkar di daerah lainnya di Nyiur Melambai ini.

Ada daerah yang perolehan kursinya meningkat, namun untuk mengusung calon di Pilkada 2024 harus koalisi dengan partai lain.

“Di tengah tekanan, Partai Golkar di Sulut bisa menunjukkan eksistensinya. Ini pertanda baik ke depan,” kata Pungus diamini Supit.

Mereka juga senada berharap dan meminta pengurus maupun kader Partai Golkar agar solid, tidak terpecah dalam menghadapi momentum Pilkada tahun 2024. Sebab, dengan adanya persatuan dan kesolidan yang tinggi, Golkar diyakini bisa kembali memimpin di Kota Tomohon untuk mensejahterakan rakyat tanpa pilih kasih.

[**/heru]