Manado, Fajarmanado.com — Politisi perempuan Sulawesi Utara (Sulut) semakin memikat dan tangguh di Pemilu 2024 dalam merebut kursi di Senayan, Jakarta.
Bahkan, kaum hawa ternyata berhasil memikat hati pemilih sehingga menambah satu kursi lagi untuk periode 2024–2029 mendatang.
Jika pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sudah mampu mengklaim enam kursi, maka di pesta demokrasi nasional 14 Februari lalu, srikandi-srikandi Nyiur Melambai memborong tujuh dari 10 kursi yang diperebutkan oleh total 115 caleg DPR RI dan DPD RI.
Pada Pileg 2019, para politisi wanita Sulut memborong empat dari enam kadera di DPR RI.
Mereka adalah Dra. Adriana Charlotte Dondokambey (PDIP), Dr. Hillary Brigitta Lasut, SH, LLM (NasDem), Vanda Sarundajang, SS (PDIP) dan Felly Estelita Runtuwene, SE (NasDem).

Prestasi ini pun dipertahankan atau terulang kembali pada Pileg 2024.
Sesuai urutan perolehan kursi partai, mereka adalah petahana Hillary Brigitta Lasut yang maju melalui Partai Demokrat, Christiany Eugenia Paruntu, SE dari Partai Golkar, Yasty Soepredjo Mokoagow dari PDIP dan Felly Estelita Runtuwene, incumbent dari Partai NasDem.
Yang mengejutkan, terjadi pada perebutan empat kursi senator atau DPD RI.
Tiga kursi senator diborong politisi perempuan. Dua petahana dan satu lainnya, pendatang baru.
Para petahana, tak lain Dr. Maya Rumantir, MA, PhD dan Cherish Harryette. Sedangkan pendatang baru, adalah Dra. Adriana Dondokambey.
Adriana sebenarnya tak asing di Senayan. Kakak kandung Gubernur Sulut Olly Dondokambey ini, adalah anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan 2019–2024 dan tercatat sebagai peraih suara terbanyak untuk DPR RI Dapil Sulut pada Pileg 2019 lalu dengan 213.224 suara.
Mendapat 202.652 suara pada Pileg DPD RI 2024, Adriana menggeser Djafar Alkatiri, sang incumbent ke posisi lima. Namun masih di bawah Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, petahana lainnya yang mendulang 216.126 suara di posisi ke tiga.
Fenomenal
Hasil pleno terbuka penetapan perhitungan suara KPU Sulut pada Minggu, 10 Maret lalu, ada dua dari tujuh politisi srikandi Sulut yang yang raupan suara merekq fenomenal sehingga melenggang ke Senayan pada Pemilu 2024 ini.
Mereka tak lain adalah Hillary Brigitta Lasut di Pileg DPR RI dan Maya Rumantir untuk DPD RI.
HBL, sapaan anggota DPR RI termuda periode 2019–2024 ini, mendapat suara super jumbo.
Mencalonkan diri melalui Partai Demokrat, HBL, putri Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut (E2L) ini meraih 310.780 suara. Jauh di atas perolehan suaranya pada Pileg 2019 lewat Partai NasDem yang hanya 70.345 suara.
“Terima kasihnya kepada semua masyarakat yang sudah memilih,” ucap Hillary melalui akun Instagram @hillarybrigitta, Senin 11 Maret 2024.
“Sekali lagi terima kasih untuk suara 310 ribu suara yang diberikan untuk Hillary Brigitta Lasut dari Partai Demokrat dengan total suara Partai 327 ribu,” ujar wanita kelahiran 22 Mei 1996 dalam video yang dibagikan.
Sepertinya HBL, Dr. Maya Rumantir, MA, PhD juga fenomenal dalam pesta demokrasi nasional lima tahunan ini.
Tidak hanya Hattrick, mantan artis dan penyanyi lagu-lagu pop dan rohani yang lahir 2 April 1964 dengan nama Maya Olivia Rumantir ini, juga mencetak suara sangat fantastis.
Pada Pileg 2014, Maya mendapat dukungan 206.946 suara, kemudian turun jadi 168.086 pada Pileg 2019. Turun, diduga gegara Maya mundur dan memilih jadi Calon Gubernur Sulut 2014.
Namun, pada Pemilu 2024 ini, raupan suara Maya kembali melonjak jauh, naik signifikan menjadi 394.153 suara.
Raupan suara Maya kali ini, jauh meninggalkan peraih suara ke dua terbanyak, Cherish Harriette dengan 234.333 suara atau selisih sebanyak 158.820 suara.
Dengan demikian, ke tujuh politisi srikandi ini membumkam ‘ambisi’ 105 caleg atau 101 dari 107 Caleg DPR RI dan empat dari depan Caleg DPD RI yang bertarung pada Pemilu 2024 untuk melangkah masuk Senayan periode 2024–2029.
Fenomena beralihnya simpati pemilih ke mayoritas politisi perempuan dalam dua pesta demokrasi nasional terakhir ini, oleh kalangan pengamat, harus dijadikan cermin dan cambuk bagi para politisi pria untuk instropeksi dan berbenah dalam menatap Pilkada Serentak 2024 dan Pemilu 2029 mendatang.
[maxi heru]

