Tomohon, Fajarmanado.com — Kendati ada salahsatu pengurus dan anggota legislatif yang “lompat pagar”, Partai Golkar Kota Tomohon tak goyah.
Jemmy Supit, kader dan pengurus Dewan PImpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tomohon mengatakan, dengan hengkangnya salahsatu anggota legislatif, justru membuat kader dan simpatisan Beringin di Kota Pariwisatan Dunia ini semakin solid dan kuat menatap Pemilu 2024.
“Partai Golkar Tomohon semakin solid menatap Pemilu tahun depan, karena tidak ada lagi benalu,” komentarnya kepada wartawan di Tomohon, Kamis (11/05/2034).
“Justru kalau masih ada benalu, akan menjadi sakit dan lemah. Kini sudah tidak ada benalu, akan semakin solid dan kuat,’’ tegas kader Beringin senior ini.
Dalam pencalonan kali ini, lanjut Supit, banyak kader baru potensial yang masuk dari Partai Golkar. Saking banyaknya kader potensial membuat yang lain terancam dan mudah saja diintervensi oleh penguasa agar mundur dari pencalonan di Golkar, kemudian pindah ke partai lain.
“Ini kan sudah tidak sehat. Bersainglah dengan baik agar menghasilkan anggota legislativ yang berkualitas. Tapi sudahlah. Itu gaya mereka. Kita jalankan saja apa yang menjadi tujuan kita untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan itu sudah dilakukan dan akan terus dilakukan,’’ katanya.
Menanggapi hengkangnya kader Partai Golkar yang memegang posisi strategis pindah ke partai lain, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon Ir Miky Junita Linda Wenur MAP (MJLW) mengatakan, itu merupakan hak setiap orang untuk memilih.
Bagaimana dengan statusnya di DPRD Tomohon? MJLW mengatakan, tentunya karena sudah pindah partai, pihaknya akan mencabut jabatan di Alat Kelengkapan Dewan yang dipegang oleh yang bersangkutan.
“Ya, ini akan dilakukan hingga proses penggantiannya sebagai anggota DPRD dari Partai Golkar,” ujarnya.
“Kan tidak elok jika sudah di partai lain lalu masih menjadi anggota DPRD dari Partai Golkar. Akan kami proses secepatnya sesuai aturan yang berlaku,” sambung MJLW.
Seperti santer beredar, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tomohon berinisial JK mengikuti pembekalan calon legislatif dari ‘partai penguasa’ baru-baru ini. [**/heru]

