Rangkaian Kegiatan Dalam Rangka Memperingati HUT Kemerdekaan RI Dan Teks Proklamasi Dibaca Ketua DPRD Sulawesi Utara

Rangkaian Kegiatan Dalam Rangka Memperingati HUT Kemerdekaan RI Dan Teks Proklamasi Dibaca Ketua DPRD Sulawesi Utara

Manado, Fajarmanado.comSeluruh rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung khidmat. Gubernur Sulut Olly Dondokambey bertindak sebagai inspektur upacara (irup) yang digelar di halaman Kantor Gubernur, Rabu (17/8/2022).

 

HUT ke-77 RI di tahun 2022 kali ini, mengusung tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Meski demikian, prosesi upacara diikuti oleh khalayak umum yang dilangsungkan secara virtual lewat kanal YouTube maupun media sosial Pemprov Sulut.

Pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibraka

Upacara peringatan HUT ke-77 RI berlangsung lancar dan khidmat, bahkan sarat makna. Seluruh personil upacara nampak sangat antusias mengikuti seluruh tahapan prosesi upacara.

Jalannya upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh 30 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang berlangsung sukses.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen SpBKBD membacakan teks Proklamasi. Diikuti
pembacaan doa oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Utara H Anwar Abubakar.

Upacara dikuti empat pleton TNI-Polri yang terdiri dari satu satuan setingkat pleton (SST) TNI AD, 1 SST TNI Angkatan Laut, 1 SST TNI Angkatan Udara dan 1 SST Polda Sulut.

Satuan musik kodam 13 Merdeka di pimpin oleh Kapten CAT M.llyas. Selanjutnya kompi Aparatur sipil Negara, terdiri dari 1 SST Satpol PP – 1 SST Dinas Perhubungan Daerah, 1 SST Dinas Kehutanan Daerah, 1 SST Dinas pendidikan Daerah dan 1 SST Bappeda.

Bertindak selaku perwira upacara, Mayor Marinir David Senewe yang sehari-harinya menjabat sebagai Perwira Staf Operasi Detasemen Markas Lantamal VIII.

Bertindak selaku Komandan Paskibraka, Letda Laut (PM) R Kusuma Wijanarko yang menjabat sebagai Paur Lidkrim Pomal Lantamal VIII.

Seluruh pasukan upacara di bawah satu komando Komandan upacara Letkol Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, S,Ap M,Si M, Tr Opsia yang adalah Komandan Polisi Militer Lantamal VIll Koarmada II dan pembawa acara Peltu Kowal Elin Kandouw.

Jumlah Paskibraka keseluruhan sebanyak 30 orang, Paskibraka yang bertugas sebagai pengibar bendera yakni Jhosua Mesiano Kampohiang (Minahasa Utara), Mohzaky Londo (Bolaang Mongondow) dan Chirvel Kasjasi (Bitung), dengan Pembawa Baki yaitu Jewelly Palar (Manado) dan Zhara Ahmad (Bolaang Mongondow) sebagai pendamping.

Gubernur Olly, usai mengikuti upacara menyampaikan bahwa momentum 17 Agustus menjadi pijakan pemulihan dan kebangkitan ekonomi.

Hal itu ditandai dengan geliat pertumbuhan ekonomi di level 5,93 persen dan optimistis bangkit di posisi 6 persen.

“Bersyukur karena ekonomi Sulut bangkit dari keterpurukan melebihi nasional. Sama dengan falsafah sayur pare, hadapi pahit dulu baru sedap dimakan,” kata Olly.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk memiliki semangat NKRI. “Mari dengan semangat membangun kita jadikan Indonesia menjadi macan asia. Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat,” tandasnya.

Hadir mengikuti upacara, Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, jajaran Forkopimda Provinsi Sulut, jaran pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut, Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, Sekretaris TP PKK Provinsi Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Penjabat Sekprov Sulut Praseno Hadi, jajaran pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemprov Sulut dan tamu undangan.

Gubernur Olly, Wagub Steven dan Forkopimda bersama pejabat eselon II Pemprov Sulut, kemudian mengikuti upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Republik Indonesia (RI) secara virtual dari aula rumah dinas di Gubernuran Bumi Beringin.

Upacara dalam rangkaian peringatan HUT ke-77 RI dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang bertindak sebagai irup di Istana Merdeka.

Dalam upacara tersebut, terlihat Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia bertindak sebagai Komandan Upacara.

Selanjutnya, bertindak sebagai Perwira Upacara, Brigadir Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya.

Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI bertema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.

Upacara HUT ke-77 RI di Istana Merdeka tahun 2022 ini, pertama kali diadakan dengan mengundang masyarakat secara langsung pasca pandemi COVID-19.

Turut hadir di Istana Merdeka, Wakil Presiden Maruf Amin dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.

Usai mengikuti upacara secara virtual, Gubernur Olly dan Wagub Kandouw selanjutnya melakukan ramah tamah.

Upacara Penurunan Bendera

Pada sore hari, Gubernur Olly kembali menjadi irup upacara Penurunan Bendera HUT ke-77 RI.

Komandan upacara yaitu Komandan Batalyon Zeni Tempur 19/Yuda Karya Letkol CZI Hanif Tupen.

Pabanda Komsos Staf Teritorial Kodam XIII/Merdeka Mayor ARM Reynold Christian Siregar sebagai Perwira Upacara, dan Komandan Kompi Bantuan Yonzipur 19/Yuda Karya Nyata Letnan Satu CZI Roby Wicaksono.

Untuk anggota Paskibraka, bertugas sebagai Penurun Bendera yaitu Sean Lukas (Manado), Tegar Mokoginta (Kotamobagu) dan Crivel Kasjasi (Bitung). Sementara untuk Pembawa Baki yakni Kristiani Rumagit (Kepulauan Sangihe), dengan pendamping Nagita Aulia Tajib (Kotamobagu).

Prosesi penurunan bendera

Hadir dalam upacara, Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, unsur Forkopimda Sulut, serta para pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administratif dan Pejabat Fungsional di lingkup Pemprov Sulut.

Penurunan Bendera Secara Virtual

Gubernur Olly dan Wagub Steven kembali
mengikuti Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih yang berlangsung di Istana Merdeka Jakarta secara virtual dari Rumah Dinas Gubernur, Rabu (17/8/2022).

Presiden Joko Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara dan sebagai Komandan Upacara Kolonel Pnb. Agni Prayogo.

Gubernur dan Wagub bersama Forkopimda khidmat mengikuti prosesi

Penurunan Bendera Merah Putih dilakukan oleh anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang dinamai Pancasila Sakti. Bertugas sebagai Komandan Kelompok 8 Arnold Steven Sinaga (Sulawesi Tenggara), pembentang bendera Isra Mashel Arifin (Banten), pengerek bendera Muhammad Rajwa Al Farizi, dan pembawa bendera setelah diturunkan Ayumi Putri Sasaki (Jawa Timur).

Kemudian bendera diserahkan kepada Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara untuk disimpan kembali.

Diketahui selesai upacara, Bendera Negara Sang Merah Putih dan Naskah Proklamasi dipindahkan dari Istana Merdeka menuju Monumen Nasional.

Hadir mengikuti Upacara Penurunan Bendera secara virtual di Rudis Gubernur, jajaran Forkopimda Sulut, Sekdaprov Praseno Hadi, Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Sekretaris TP-PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos dan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sulut.

Gubernur Olly dan Wagub Steven OE Kandouw bersama Forkopimda mengikuti upacara penurunan bendera secara virtual dari aula rumah dinas di Gubernuran Bumi Beringin.

Upacara yang juga diikuti jajaran pejabat RI lingkup Pemprov Sulut dan seluruh anggota Paskibraka tersebut, dilakukan setelah mengikuti upacara penurunan bendera Merah Putih di lapangan Kantor Gubernur Sulut.

Seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian upacara yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih yang digelar di halaman Istana Merdeka, berlangsung khidmat.

Bendera Merah Putih diturunkan oleh Tim Pancasila Sakti Paskibraka.

Tampak hadir dalam upacara sore itu, sejumlah pejabat antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Ketua DPR Puan Maharani, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Beberapa menteri juga hadir, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Usai mengikuti upacara, Gubernur Olly secara khusus menjamu barisan Paskibraka dan seluruh pelaksana kegiatan upacara.

Gubernur bergantian mengabadikan setiap moment dengan foto bersama.

Pengukuhan Paskibraka

Sebelumnya, Wagub Steven melakukan prosesi pengukuhkan Paskibraka Sulut Tahun 2022 di halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (15/8/2022).

Paskibraka ini, akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada peringatan HUT ke-77 RI tingkat provinsi yang akan digelar di lokasi yang sama pada 17 Agustus 2022.

Wagub Sulut selaku pembina upacara membaca pernyataan pengukuhan dihadapan 30 Paskibraka yang merupakan utusan dari 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut yang masing-masing mengutus sepasang putra putrinya.

Kegiatan pengukuhan yang berlangsung khidmat ini bermakna bahwa paskibraka berjiwa ksatria satu perkataan dan perbuatan bertanggung jawab, rela berkorban untuk Indonesia.

Mencium bendera menjadi bagian prosesi pengukuhan

“Dengan memohon ridho Allah Yang Maha Kuasa. Pada hari ini Saya mengukuhkan Saudara-Saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 17 Agustus 2022. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ucap Kandouw.

Setelah itu Wagub menyalami seluruh anggota Paskibraka sekaligus memotivasi Paskibraka agar semangat menjalankan tugasnya sehingga pelaksanaan upacara HUT ke-77 RI berjalan lancar.

Sebelumnya, Kadispora Sulut Marsel Sendoh membacakan Ikrar Putra Indonesia yang diikuti oleh seluruh Paskibraka.

“Ikrar putra Indonesia. Kami putra Indonesia bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami putra Indonesia, bertanah air satu, tanah air Indonesia. Kami putra Indonesia berbangsa satu, bangsa Indonesia. Kami putra Indonesia bernegara satu, negara kesatuan Republik Indonesia. Kami putra Indonesia menjaga ideologi negara, ideologi Pancasila. Kami putra Indonesia taat kepada konstitusi Undang-Undang Dasar 1945. Kami putra Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Kami putra Indonesia bersatu dalam perbedaan, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Kami putra Indonesia, berkomitmen mewujudkan masyarakat adil dan makmur di bawah rida dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridai ikrar kami,” kata Kadispora Sulut diikuti seluruh Paskibraka.

Wagub dan Forkopimda semangati Paskibraka

Pengukuhan Paskibraka turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, Instruktur Paskibraka dari TNI/POLRI, Pembantu Instruktur dari PPI Sulut, Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Sulut dan para orang tua Paskibraka Sulut.

Pemprov Serahkan Remisi

Menyambut HUT ke-77 RI, Penjabat Sekdaprov Praseno Hadi, menyerahkan remisi kepada 283 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado, Rabu (17/8/2022).

Pemberian remisi ini adalah bagian dari HUT Kemerdekaan RI ke-77.

Adapun jumlah napi di seluruh lapas di Sulut yang menerima remisi HUT RI ke-77 sebanyak 1.557 orang.

Praseni secara simbolis menyerahkan SK pemberian remisi kepada 3 perwakilan warga binaan lapas, sambil disaksikan jajaran Kanwil Kemenkumham Sulut.

Adapun tolak ukur pemberian remisi tidak didasarkan pada latar belakang pelanggaran hukum, akan tetapi didasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana.

Dalam acara tersebut, selain menyerahkan SK remisi, Pj Sekdaprov juga membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang menyebut bahwa tema HUT RI ke-77 yaitu Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, bermakna tersendiri yang diartikan untuk menghadapi perubahan kondisi pandemi.

“Kemerdekaan bangsa Indonesia yang merupakan nikmat dan anugerah Tuhan yang Maha Kuasa wajib kita syukuri, termasuk oleh kita semua dan para warga binaan pemasyarakatan,” katanya.

Menurut Sekdaprov, pemerintah memberi apresiasi dengan memberikan remisi atau pengurangan masa menjalani pidana, bagi mereka yang menunjukan prestasi, dedikasi, disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan, serta telah memenuhi syarat substantif, dan administratif sebagaimana diatur dalam peraturan undang-undang.

Penjabat Sekdaprov Praseno Hadi saat menyerahkan remisi

Masih dalam sambutan Menkumham, Praseno menjelaskan bahwa bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-77, pemerintah memberikan remisi kepada 168.916 orang narapidana di seluruh Indonesia terdiri dari remisi umum I 166.191 orang, dan remisi umum II 2.725 orang.

Diketahui, remisi merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan. Ini juga telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kairagi

Masih dalam rangkaian HUT ke-77 RI, Wagub Steven memimpin apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado, Rabu (17/8/2022) tepat pukul 00.00 Wita.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini merupakan rangkaian HUT ke-77 RI.

Seluruh jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen dan Penjabat Sekdaprov Sulut Praseno Hadi mengikuti seluruh tahapan apel kehormatan dan renungan suci, dengan khidmat dan khusyuk.

Apel kehormatan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan. Diikuti pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Kemudian mengheningkan cipta, pembacaan doa dan penghormatan kepada arwah pahlawan.

Wagub Kandouw selaku inspektur upacara (irup) membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci.

“Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam pengabdian tehadap perjuangan, demi kebahagiaan negara dan bangsa,” ucap Kandouw dalam pembacaan teks tersebut.

“Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara adalah perjuangan kami pula, dan dalam kebhaktian yang suadara-saudara tempuh, adalah jalan bagi kami juga. Kami berdoa semoga arwah sodara-sodara pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan mendapat tempat yang sewajarnya,” tukasnya.

Apel kehormatan dan renungan suci itu kemudian dilanjutkan dengan penyalaan obor yang mengitari monumen di TMP Kairagi

Wagub menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan atas keikhlasan dan kesucian dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa.

Saat mengheningkan cipta, seluruh peserta apel menundukkan kepala mendoakan arwah para pahlawan yang telah rela berkorban dengan tulus ikhlas merebut kemerdekaan RI.

“Ini bentuk penghormatan kami terhadap pejuang bangsa telah gugur mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghormati jasa pahlawannya,” kata Kandouw.

Para pahlawan yang dimakamkan di TMP Kairagi Manado berasal dari TNI-Polri, pejuang rakyat dan warga sipil.

Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulut memberikan ucapan selamat memperingati HUT ke 77 Kemerdekaan RI. “Dirgahayu Republik Indonesia. Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.

Dengar Pidato Presiden

Gubernur Olly dan Wagub Steven, sebelumnya menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di Gedung DPRD Sulut, Selasa (16/8/2022).

Pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI menjelang HUT Ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI tersebut diikuti secara virtual oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan agenda-agenda besar untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju dan membangun Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Saya tegaskan kembali, agenda besar bangsa tidak boleh berhenti. Langkah-langkah besar harus terus dilakukan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan lima agenda besar yang akan dilaksanakan Indonesia.

Pertama, hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam. Presiden Jokowi mencontohkan, hilirisasi nikel yang dilakukan telah meningkatkan ekspor besi baja sebesar 18 kali lipat. Ekspor besi baja meningkat dari sekitar Rp16 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp306 triliun di tahun 2021.

“Di akhir tahun 2022 ini, kita harapkan sudah bisa mencapai Rp440 triliun. Itu hanya dari nikel, sekali lagi itu hanya dari nikel. Selain penerimaan pajak, devisa negara juga naik, sehingga kurs rupiah lebih stabil,” ujarnya.

Setelah nikel, tutur Presiden, pemerintah juga akan terus mendorong hilirisasi bauksit, tembaga, hingga timah.

“Kita harus berani, kita harus membangun ekosistem industri di dalam negeri yang terintegrasi, yang akan mendukung pengembangan ekosistem ekonomi hijau dunia,” kata Kepala Negara.

Kedua, optimalisasi sumber energi bersih dan peningkatan ekonomi hijau. Presiden menyampaikan, persemaian dan rehabilitasi hutan tropis dan hutan mangrove serta rehabilitasi habitat laut harus terus dilakukan karena akan menjadi potensi besar pada penyerapan karbon.

Presiden pun optimistis energi bersih dari panas matahari, panas bumi, angin, ombak laut, dan energi bio akan menarik industri penghasil produk-produk rendah emisi.

“Kawasan industri hijau di Kalimantan Utara akan menjadi Green Industrial Park terbesar di dunia. Saya optimistis, kita akan menjadi penghasil produk-produk hijau yang kompetitif di perdagangan internasional,” ujarnya.

Upaya tersebut, kata Presiden, dapat langsung disinergikan dengan program peningkatan produksi pangan dan energi bio.

“Pemanfaatan kekayaan hayati laut secara bijak, akan menjadi kekuatan besar untuk produk pangan, farmasi, dan energi. Demikian pula dengan perkebunan kita, antara lain kelapa sawit, yang telah terbukti menjadi pemasok terbesar CPO dunia,” ujarnya.

Terkait pangan, Presiden menyampaikan pembangunan infrastruktur bendungan dan irigasi telah mendukung peningkatan produktivitas nasional. Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras untuk konsumsi.

“Alhamdulillah, kita baru saja memperoleh penghargaan dari International Rice Research Institute, yang disaksikan oleh FAO, karena kita dinilai mampu mencapai sistem ketahanan pangan dan swasembada beras sejak tahun 2019,” ujarnya.

Ketiga, penguatan perlindungan hukum, sosial, politik, dan ekonomi untuk rakyat. Presiden menyampaikan, pemenuhan hak sipil dan praktik demokrasi, hak politik perempuan dan kelompok marjinal harus terus dijamin dan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya tanpa pandang bulu.

“Keamanan, ketertiban sosial, dan stabilitas politik adalah kunci. Rasa aman dan rasa keadilan harus dijamin oleh negara, khususnya oleh aparat penegak hukum dan lembaga-lembaga peradilan,” ujarnya.

Secara khusus, Presiden menekankan bahwa pemberantasan korupsi terus menjadi prioritas utama.

“Polri, Kejaksaan, dan KPK terus bergerak. Korupsi besar di Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda berhasil dibongkar, dan pembenahan total telah dimulai. Penyelamatan aset negara yang tertunda, seperti kasus BLBI terus dikejar dan sudah menunjukkan hasil. Skor Indeks Persepsi Korupsi dari Transparansi Internasional juga naik dari 37 menjadi 38 di tahun 2021. Indeks Perilaku Anti Korupsi dari BPS juga meningkat, dari 3,88 ke 3,93 di tahun 2022,” ujarnya.

Presiden menambahkan, penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu juga terus menjadi perhatian serius pemerintah. Selain itu, reforma agraria, perhutanan sosial, dan sertifikasi tanah juga harus terus dilanjutkan.

Keempat, melanjutkan digitalisasi ekonomi agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia segera naik kelas. Presiden menyampaikan, sampai saat ini sebanyak 19 juta UMKM telah masuk dalam ekosistem digital. Pemerintah pun menargetkan sebanyak 30 juta UMKM masuk ekosistem digital pada tahun 2024.

“Berbagai bantuan pendanaan murah juga terus dilanjutkan. Penayangan produk UMKM di E-katalog pemerintah juga diharapkan akan menyerap produk UMKM. Di saat yang sama, kewajiban APBN, APBD, dan BUMN-BUMN untuk membeli produk dalam negeri juga akan terus didisiplinkan,” ujarnya.

Terakhir, keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden menyampaikan, IKN bukan hanya untuk para aparatur sipil negara tetapi juga para inovator dan para wirausahawan.

“(IKN) bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah tetapi juga motor penggerak ekonomi baru. Bukan kota biasa tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia. Kawasan Inti Pusat Pemerintahan memang dibangun oleh APBN tetapi selebihnya, 80 persen investasi swasta diundang untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Menutup pidatonya di sidang tahunan MPR RI, Presiden mengajak seluruh pihak untuk bahu membahu mewujudkan agenda besar tersebut.

“Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu, mendukung agenda besar bagi pencapaian Indonesia Maju, dengan komitmen, dengan kerja keras, dengan inovasi dan kreativitas. Semoga Allah Swt., Tuhan Yang Mahakuasa, senantiasa mempermudah upaya kita dalam meraih Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” pungkasnya.

Usai mendengarkan Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022, pada sore hari Gubernur Olly dan Wagub Steven mendengarkan Pidato Presiden RI pada Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU Tentang APBN T.A. 2023 Beserta Nota Keuangannya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2022-2023 di lokasi yang sama.

Di hadapan para legislator Senayan, Presiden Jokowi dalam pidatonya mengungkapkan bahwa Indonesia pemulihan ekonomi Indonesia yang terus menguat, dengan tumbuh 5,01 persen di Triwulan I 2022 dan menguat signifikan menjadi 5,44 persen di Triwulan II tahun 2022, membuat Indonesia mendapatkan apresiasi sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonominya dengan cepat.

“Sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan tumbuh secara ekspansif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta solidnya kinerja ekspor, sehingga neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut,” terang Presiden.

Terkait inflasi, dikatakannya laju Indonesia masih jauh lebih moderat dibandingkan dengan negara lain. Per Juli, tingkat inflasi Indonesia sebesar 4,9 persen year on year. Hal itu ditopang oleh peran APBN dalam menjaga stabilitas harga energi dan pangan.

“Konsekuensinya, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp.502 triliun,” ucapnya.

“Namun ke depannya, kita harus terus menjaga kehati-hatian dan kewaspadaan kita. Risiko gejolak ekonomi global masih tinggi. Perlambatan ekonomi dunia tetap berpotensi memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik dalam jangka pendek,” sambungnya.

Dengan mempertimbangkan dinamika perekonomian nasional terkini, agenda pembangunan yang akan dicapai, serta potensi risiko dan tantangan yang dihadapi, maka asumsi dasar ekonomi makro sebagai landasan penyusunan RAPBN 2023 oleh Presiden Jokowi adalah sebagai berikut :
– Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan sebesar 5,3 persen.
– Ekspansi produksi yang konsisten akan terus didorong untuk membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.
–Dengan semakin kuatnya sektor swasta sebagai motor pertumbuhan maka manajemen kebijakan fiskal dapat lebih diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara perbaikan produktivitas dan daya saing.
– Bauran kebijakan yang tepat, serta sinergi dan koordinasi yang semakin erat antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan menjadi modal yang kuat dalam akselerasi pemulihan ekonomi nasional.
– Inflasi akan tetap dijaga pada kisaran 3,3 persen.
– Rata-rata nilai tukar Rupiah diperkirakan bergerak di sekitar Rp.14.750 per US Dollar dan rata-rata suku bunga Surat Utang Negara 10 tahun diprediksi pada level 7,85 persen.
– Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan akan berkisar pada 90 US Dollar per barel.

Lebih jauh, Presiden mengatakan bahwa Arsitektur APBN 2023 harus mampu meredam keraguan, membangkitkan optimisme, dan mendukung pencapaian target pembangunan, namun tetap dengan kewaspadaan dan kehati-hatian yang tinggi.

“Desain APBN 2023 harus senantiasa ”Waspada, Antisipatif, dan Responsif” terhadap berbagai kemungkinan skenario yang bergerak sangat dinamis dan berpotensi menimbulkan gejolak,” bebernya.

Sementara itu, Arsitektur fiskal tahun 2023 juga dirancang untuk memperkokoh fondasi perekonomian dalam menghadapi tantangan saat ini maupun di masa yang akan datang, yang kebijakan diarahkan untuk mendukung “Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Presiden kemudian memaparkan gambaran besar arsitektur RAPBN 2023, yaitu sebagai berikut.

Belanja Negara dalam RAPBN 2023 direncanakan sebesar Rp3.041,7 triliun yang meliputi, belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp2.230,0 triliun serta Transfer ke Daerah Rp811,7 triliun.
Anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp169,8 triliun, atau 5,6 persen dari belanja negara.
Anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp479,1 triliun untuk membantu masyarakat miskin dan rentan memenuhi kebutuhan dasarnya.
Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas SDM, disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun.
Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat investasi di bidang pendidikan, antara lain dengan mendukung perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi.
Pembangunan infrastruktur dianggarkan sebesar Rp392,0 triliun.
Adapun pada tahun 2023, anggaran transfer ke daerah direncanakan sebesar Rp811,7 triliun. Untuk menjalankan agenda pembangunan, pendapatan negara tahun 2023 dirancang sebesar Rp2.443,6 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.016,9 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp426,3 triliun.

“Dengan mencermati kebutuhan belanja negara dan optimalisasi pendapatan negara, maka defisit anggaran tahun 2023 direncanakan sebesar 2,85 persen terhadap PDB atau Rp598,2 triliun. Defisit anggaran tahun 2023 merupakan tahun pertama kita kembali kepada defisit maksimal 3 persen terhadap PDB,” tuturnya.

Lebih jauh Presiden menjelaskan, pengelolaan fiskal yang kuat, tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 diharapkan dapat ditekan di kisaran 5,3 persen hingga 6,0 persen, angka kemiskinan dalam rentang 7,5 persen hingga 8,5 persen, rasio gini dalam kisaran 0,375 hingga 0,378, serta Indeks Pembangunan Manusia dalam rentang 73,31 hingga 73,49.

“Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 105-107 dan 107-108,” imbuhnya.

Terakhir, Presiden mengharapkan agar pembahasan RAPBN 2023 ini dapat dilakukan secara konstruktif demi mewujudkan Indonesia Maju, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Rapat paripurna turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, pimpinan dan anggota DPRD Sulut serta pejabat di lingkungan Pemprov Sulut.(Advertorial Dinas Kominfo Sulut).