VaSung: Harus Dipahami, Dilafalkan dan Dipraktekkan Sejak Usia Dini

VaSung: Harus Dipahami, Dilafalkan dan Dipraktekkan Sejak Usia Dini

Manado, Fajarmanado.com — Legislator Senayan, Vanda Sarundajang, SS tak henti turun lapangan.

Selain melakukan tugas pengawasan sebagai anggota Komisi X DPR RI, VaSung, sapaan karib Politisi PDI Perjuangan ini, juga rutin mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di daerah pemilihan Sulawesi Utara (Dapil Sulut).

Kali ini, Ketua Taruna Merah Putih (TMP) DPD Sulut ini, menyambangi SMP Advent 2 Manado, Kecamatan Sario, Kota Manado.

Putri mantan Gubernur Sulut, Alm. Dr. Sinyo Harry Sarundajang ini, datang mensosialisasilan 4 Pilar MPR RI  di Aula SD-SMP Advent 2 Sario, Kota Manado pada Rabu (23/3/2022).

Ratusan siswa SMP bersama Guru dan Pendeta Pimpinan Yayasan Sekolah Advent serta struktur pengurus PDI Perjuangan Ranting dan PAC Kecamatan Sario terpantau hadir mengikuti dengan seksama sosialisasi dari VaSung sebagai Anggota MPR RI ini. Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan (Protap) Covid 19.

Kunjungan VaSung ke sekolah milik Yayasan Advent tersebut merupakan pula bagian dari fungsi pengawasannya sebagai Anggota Komisi X DPR RI.

Pasalnya, SMP Advent 2 Manado merupakan salahsatu penerima bantuan berupa puluhan komputer dan Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah melalui jalur aspirasi VaSung selaku anggota DPR RI yang bermitra dengan Kementrian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek (Kemendikbud Ristek) RI.

Pada kesempatan itu, VaSung mengupas tuntas soal 4 Pilar Kebangsaan. Yakni, (1) Pancasila, (2) UUD 1945, (3) NKRI, dan (4) Bhineka Tunggal Ika.

Berbicara tanpa teks, VaSung menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi dasar bangsa Indonesia merupakan rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

“UUD 1945 adalah hukum dasar negara Indonesia sekaligus konstitusi pemerintahan, hukum paling tinggi dalam strata hukum Indonesia,” tutur Vanda.

“NKRI adalah bentuk negara Indonesia yang dianggap sudah final, tidak lagi untuk diperdebatkan sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika adalah perwujudan keragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari suku, bangsa, bahasa, dan agama namun tetap satu, sebagai tanda kematangan berbangsa,” sambungnya.

Ia kemudian berharap agar 4 pilar kebangsaan ini harus menjadi substansi dalam pemahaman masyarakat, bahwa bangsa ini dibangun dengan 4 pilar.

“Karena itu, untuk membangun bangsa ini ke depan juga harus dibangun berdasarkan 4 pilar. Makanya, 4 Pilar Kebangsaan harus dipahami, dilafalkan dan dipraktekkan dalam kehidupan setiap warga negara sejak usia dini,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sekretaris TMP DPD Sulut Torry Kojongian, Wakil Ketua Meppy Manuhutu, Ketua Ranting PDI Perjuangan Sario Tumpaan Ibu Meiske dan Wakil ketua PAC Sario Endriko Tampi.

(*/Maxi Heru)