Gegara Ini, Alwi Apresiasi Kinerja Balai Paskim di SBT

Gegara Ini, Alwi Apresiasi Kinerja Balai Paskim di SBT

Fajarmanado.com, Ambon – Tokoh muda masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Alwi Kotarumalos mengapresiasi kinerja pihak Balai Prasana Pemukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Maluku di SBT.

Pujian Alwi, yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Hipmi SBT ini diklaim bukan tidak beralasan atau hanya sebagai pepesan kosong belaka.

Alwi menilai, instansi pemerintah yang lebih dikenal dengan Balai Praskim ini, telah mengkonretkan kebutuhan infrastruktur di Kabupaten SBT.

Implementasi program yang diwujudkan Balai Praskim di wilayah SBT ini, katanya, tidak lepas dari kesungguhan hati dan komitmen dari seorang Halil Kastella selaku Kepala BPPW Maluku terhadap pemerataan pembangunan di 11 Kabupaten dan Kota di Maluku.

Apresiasi ini setidaknya didasari Alwi, yang disebutnya sebagai tiga hal penting,

“Pertama realisasi dan capaian kegiatan penyelemggaraan Air Minum Layak tahun anggaran  2021 pada total 133 Desa 11 Kab/Kota, khususnya di daerah Kabupaten Seram Bagian Timur,  kegiatan Pamsimas 15 Desa dengan Anggaran 3,5 Miliar. Semuanya terialisasi dan masyarakat sudah mendapat manfaat konkritnya,” kata Alwi di Ambon, Selasa (18/1/2022).

Kedua, lanjut dia, Program Sanitasi pedesaan (SANDES) Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh BPPW Maluku di SBT.

“Tercatat kurang lebih ada 12 Desa dengan Anggaran 6 milyar (rupiah) yang telah dibangun dan juga telah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat,” ujarnya ketika berbincang dengan wartawan di salah satu rumah kopi.

Ketiga, realisasi program Pesiu juga pada tahun anggaran 2021, yang total Anggaran Rp.8,4 miliar untuk 5 Kabupaten. Salah satunya Kabupaten SBT pada empat  desa dengan Anggaran Rp.1,8 miliar. Semuanya, kata Alwi, juga sudah terealisasi sehingga  sudah dinikmati manfaat konkritnya oleh masyarakat.

“Dengan demikian, kami masyarakat Seram Bagian Timur sangat menyesalkan adanya issue yang mencoba mendiskritkan kinerja nyata Kepala BPPW Maluku, khususnya terhadap Kabupaten Seram Bagian Timur,” ketusnya.

“Kami masyarakat Seram Bagian Timur berharap agar para perwakilan (anggota dewan) asal SBT di Provinsi Maluku mampu bersinergi dengan baik dan jujur mengakui hasil kinerja nyata Kepala BPPW Maluku di SBT saat ini. Bukan sebaliknya,” sambung Alwi.

Sebaliknya, menurut Alwi, masyarakat SBT saat ini justru menantikan realisasi fungsi dan kewenangan anggota DPRD Maluku asal SBT terhadap pembangunan di SBT secara nyata.

Penulis: Katie Mailoa