Airmadidi,Fajarmanado.com – Perayaan ulang tahun desa Tanggari ke – 678 berlangsung sederhana namun meriah, Minggu (14/11). Kegiatan yang dipelopori pemerintah desa ini, menampilkan sejumlah produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) warga setempat serta melombakan kreasi kue tradisional antar jaga atau dusun.

Hukum tua desa Tanggari Elia Sumlang mengatakan, pelaksanaan Hut desa ini meski dilaksanakan sederhana namun tidak mengurangi makna dan nilai historis yang merupakan tujuan dari perayaan Hut yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kali ini sengaja ia menghadirkan pelaku UMKM dan menggelar lomba kue tradisional guna memotivasi masyarakat dalam mengembangkan usahanya dibidang kuliner, terlebih saat ini masih dalam masa pandemi covid 19.

“Dengan memberikan ruang kepada pelaku UMKM, kami berharap perayaan Hut ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam memamerkan produk hasil olahannya ke publik. Atas nama pemerintah desa saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya perayaan Hut desa Tanggari ke – 678 ini.”terang Sumlang.

Sementara Bupati Minahasa Utara yang diwakili asisten I Bidang Pemerintahan dr. Jane Simon mengapreseasi usaha pemerintah dalam mempersiapkan pelaksanaan Hut desa dengan menampilkan sejumlah produk lokal yang diolah menjadi penganan tradisional. Ini menurutnya sejalan dengan program pemerintah yang terus mendorong pelaku UMKM untuk tumbuh guna perbaikan ekonomi dimasa pandemi.

“Dimasa pandemi ini, pelaku UMKM merupakan salah satu penyangga ekonomi sehingga upaya pemerintah desa ini perlu diapreseasi. Saya juga mengingatkan kepada pemerintah danmasyarakat desa untuk menyukseskan vaksinasi dan selalu mematuhi protokol kesehatan karena Minahasa Utara masih PPKM level 3.”ujar Simon.

Diakhir perayaan Hut desa, aksi Wakil ketua DPRD Minahasa Utara Olivia Mantiri yang menjadi dirigen musik bambu sempat mengundang perhatian dan decak kagum masyarakat. Srikandi partai Golkar ini ternyata tidak hanya vokal dalam menyuarakan kepentingan rakyat, ia juga ternyata piawai dalam memandu musik bambu mendendangkan nada. Selain menampilkan musik bambu, perayaah Hut desa ini turut menampilkan atraksi group kabasaran dari desa Tanggari.

Hadir dalam perayaan tersebut, kepala dinas kelautan dan perikanan Jan Sinaulan, kepala dinas pertanian Wangke Karundeng, kepala dinas Kominfor Theodore Lumingkewas, mantan hukum tua, BPD, tokoh agama perangkat desa serta perwakilan masyarakat dari sejumlah jaga atau dusun.(Joel)

