oleh

Sempat Mengelak, Erwin Diancam Pidana 20 Tahun

Masohi, Fajarmanado.com – Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maluku Tengah (Malteng), akhirnya menuntaskan kasus pembunuhan terhadap NA alias Niken wanita 27 tahun, warga RT 01 Desa Piliana, Kecamatan Tehoru.

Sempat mengelak, polisi menetapkan ES alias Erwin (40), sebagai tersangka utama kasus pembunuhan pada pertengahan Agustus lalu.

Kapolres Malteng, AKBP Rositah Umasugi menjelaskan, penyidik Satuan Reskrim telah melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Malteng untuk selanjutnya disidangkan.

“Senin siang kemarin, tim penyidik kami sudah melaksanakan tahap II (pelimpahan berkas perkara, tersangka dan barang bukti) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari, ” kata Kapolres Rositah kepada wartawan di Mapolres Malteng, Masohi, Selasa (19/10/2021).

Menurut Kapolres, pelimpahan berkas perkara tersangka dan barang bukti itu, dilakukan setelah Penyidik Satuan Reskrim mendapatkan surat pemberitahuan dari JPU Kejari Malteng, jika berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap atau P21.

Baca Juga :  992 Mahasiswa Politeknik Negeri Ambon Ikut PPKMB 2021

“Sesuai Surat Kapolres Maluku Tangah bernomor : T/23.b/X/2021/Reskrim, tanggal 18 Oktober 2021, tentang Pengiriman Tersangka dan Barang Bukti, kemudian dibalas dengan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah Nomor :B-954/Q.1.11/Eoh.1/10/2021, tanggal 14 Oktober 2021, tentang pemberitahuan hasil penyidikan perkara pidana atas nama tersangka ES alias Erwin telah lengkap (P21), sehingga dilakukan pelimpahan kasus tersebut,” jelas Rositah.

Orang nomor satu di Polres Malteng ini mengatakan, dengan pelimpahan berkas perkara, tersangka dan barang bukti itu, maka kasus tersebut telah menjadi kewenangan JPU Kejari Malteng, untuk menyidangkan tersangka.

“Selanjutnya tersangka akan disidangkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan,” ujarnya.

Kapolres mengungkapkan bahwa tersangka ES alias Erwin dijerat pasal 338 KUHP subsider pasal 351 ayat (3) KUHP dan kedua pasal 181 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Untuk diketahui, kasus pembunuhan yang sempat menghebohkan warga Kota Masohi itu, terjadi sekitar tanggal 17 Agustus lalu.

Baca Juga :  Wakapolda Jan de Fretes Mengikuti Kegiatan Kerjasama Polri dengan PSSI

Jasad NA alias Niken, pertama kali ditemukan oleh dua warga yang mendiami RT 11, kelurahan Lesane, Kota Masohi, di kawasan pantai tersebut.

Saat ditemukan, jasad NA alias Niken hampir membusuk dan tanpa identitas.

Polisi pun bergerak cepat untuk mengungkap identitas dan pelaku di balik tewasnya wanita muda itu.

Tak menunggu lama, ES alias Erwin diciduk di kawasan pasar Binaiya Masohi.

Erwin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka utama di balik tewasnya Niken.

Meski sebelumnya, dalam pemeriksaan, Erwin sempat mengelak, namun akhirnya mengaku jika dirinya yang menghabisi nyawa teman dekatnya itu.

Kini Erwin siap mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan majelis Hakim Pengadilan Negeri Masohi, setelah kasusnya dilimpahkan dari Polres Malteng, kepada JPU Kejari Malteng.

Penulis: Katie Mailoa

 

News Feed