Peduli Terdampak Corona, Bank SulutGo Kawangkoan Pacu Penyaluran BLT DD
Pimpinan Bank SulutGo Cabang Kawangkoan, Rina Sigar, disaksikan Camat Eightmi Moniung, SH menyerahkan kotak makanan kepada salahsatu ojek pangkalan di depan bangsal dapur umum di Halaman Kantor Camat Kawangkoan, Kamis (14/5/2020) siang.

Peduli Terdampak Corona, Bank SulutGo Kawangkoan Pacu Penyaluran BLT DD

Kawangkoan, Fajarmanado.com – Bank SulutGo terus konsisten membantu ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid 19.

Selain menyumbangkan alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit serta masker, bahan makanan pokok (bapok) dan makanan siap saji gratis kepada masyarakat, Bank SulutGo atau BSG juga semakin mempercepat menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Tak cukup membagi beberapa tim yang mendatangi dan menyerahkan langsung kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di setiap desa, BSG kian mempercepat penyaluran bansos bagi masyarakat terdampak pandemi Covid 19.

Konsistensi ini diam-diam semakin dikonkretkan pula BSG Cabang Kawangkoan di awal bulan Agustus ini.

Selama ini, BSG menyalurkan satu tahap atau satu bulan jatah BLT DD kepada KPM di setiap desa, namun mulai pekan ini manajemen Torang Pe Bank ini telah menyalurkan BLT DD tiga tahap sekaligus.

Bahkan pada Senin, 9 Agustus, pekan depan, terjadwal ada empat desa yang akan mendapat penyaluran BLT DD tiga bulan sekaligus oleh BSG.

Pimpinan Cabang Bank SulutGo Kawangkoan, Rina Sigar mengatakan, penyaluran BLT DD amat bergantung dari permohonan dan pendebetan dana dari pemerintah desa (pemdes).

“Kami hanya (bank) penyalur saja. Kalau sudah selesai pendebetan, kami langsung proses dan jadwalkan penyalurannya,” komentarnya melalui Manager Umum, Wandy Rondonuwu dan Manager Layanan Nasabah, Marini Potu kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, Jumat (6/8/2021).

Marini membenarkan jika pada Senin, pekan depan, ada lima desa yang dijadwalkan penyaluran dana BLT DD. Empat di antaranya, sebanyak tiga tahap sekaligus dengan nilai total Rp.900 ribu.

Para KPM BLT DD yang bakal ‘banjir duit’ itu, berada di empat desa di Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa.

Yakni, Desa Tounelet Satu, Rambunan Amian, Talikuran Satu masing-masing untuk tahap 2, 3 dan 4 dan Desa Tounelet untuk tahap 3, 4 dan 5.

Sedangkan yang terjadwal hanya menerima satu tahap, yakni tahap 4 atau bulan April 2021 adalah Desa Ampreng, Kecamatan Langowan Barat.

“Ya, ada empat desa yang sudah terjadwal mendapat penyaluran dana BLT DD sebanyak tiga tahap pada hari Senin depan,” ujarnya.

Marini pun mengajak semua pemdes untuk berpacu mengurus berkas pendebetan dana agar penyaluran BLT DD dapat makin dipercepat.

“Kami hanya bank penyalur. Kalau dananya sudah didebet, akan langsung kami salurkan karena BLT DD dianggarkan pemerintah untuk membantu ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19,” katanya.

Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sulut pun mengapresiasi kepedulian melalui kebijakan dan kesiapan manajemen Bank SulutGo dalam menyalurkan BLT DD di tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 sekarang ini.

“Salut bagi Bank SulutGo,” komentar Plt. Ketua APDESI Sulut, Ram Makagiansar, SSos saat dihubungi terpisah.

Ram kemudian mengajak para hukum tua, sebutan khas kepala desa di Minahasa ini untuk kerja eksta mempercepat proses administrasi pelaporan dan permohonan pencairan dana BLT DD tahap-tahan berikutnya.

“Karena cepat lambatnya penyalurannya, amat bergantung dari kinerja kita,” ujar Ram, yang juga Hukum Tua Kolongan Atas, Sonder ini.

Menurut Ram, BLT DD seyogianya diterima dan dinikmati KPM setiap bulan seiring dengan tujuan pemerintah dalam membantu masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi Covid 19.

“Di masa sulit PPKM level 4 dewasa ini, BLT DD menjadi salah satu solusi pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat desa. Makanya, harus cepat diproses pencairannya,” tandasnya.

Penulis: Maxi Heru