Sekprov Kasrul Buka Lomba Solo Anak dan Remaja se Maluku Tanpa Penonton

Sekprov Kasrul Buka Lomba Solo Anak dan Remaja se Maluku Tanpa Penonton

Ambon, Fajarmanado.com – Meski di tengah pandemi Covid 19, Lomba Solo Anak dan Remaja Pesparawi Maluku tahun 2021 resmi digelar di Gedung LPP RRI Kota Ambon, Rabu (3/2/2021).

Lomba tahunan yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Maluku ini diikuti 44 peserta setelah dibuka oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku, Kasrul Selang.

Namun, beda dengan tahun-tahun sebelumnya, lomba kali ini digelar tanpa penonton. Masyarakat hanya bisa mengikuti melalui live streaming di media sosial

Sekprov Kasrul Selang, dalam sambutannya mengingatkan peserta untuk tampil maksimal.

Mengenai menang kalah, katanya, hanyalah persoalan kedua. “Karena yang terpenting adalah sikap bernyanyi yakni refleksi ketulusan hati untuk menyembah dan memuji Tuhan,” tuturnya.

Sementara kepada para pelatih dan official, Kasrul Selang mengingatkan agar ikut mendidik para peserta tentang sikap jujur, sehat dan sportif.

“Tunjukkan prestasi terbaik maka anda akan memperoleh hasil yang terbaik pula,” ujarnya.

Sekprov Kasrul Selang juga menitipkan harapannya kepada tim juri agar dapat menunjukkan kapasitas dan profesionalisme.

“Kinerja yang saudara-saudara tunjukkan akan menjadi standar ukuran prestasi Maluku di tingkat nasional,” tandasnya.

Khusus kepada panitia, ia berharap agar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen tanpa kecuali. “Sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh dan menampilkan prestasi yang terbaik,” kilahnya.

Seiring dengan itu, Sekprov Kasrul Selang mengucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemda Kabupaten/Kota se-Maluku, yang telah memfasilitasi kedatangan kontingennya masing-masing.

“Terlebih kepada LPPD Maluku maupun di tingkat Kabupaten Kota yang senantiasa bekerja keras dalam tanggung jawab pembinaan Paduan Suara Gerejawi di seluruh wilayah Maluku,” ucapnya.

Sekprov menambahkan, berdasarkan penjelasan Lembaga Pesparawi Maluku, agenda lomba Solo Anak dan Remaja Pesparawi Maluku Tahun 2021 ini adalah jalan keluar yang ditempuh LPPD akibat dampak dari Covid-19, setelah berkaca pada penyelenggaran lomba Pesparawi tingkat Provinsi Maluku tahun 2020 lalu di Kabupaten Kepulauan Aru yang tak bisa digelar.

“Metode solusi lainnya yang juga telah digelar, adalah melaksanakan audisi bagi paduan suara dewasa campuran dan jenis lomba lainnya, guna mempersiapkan pembentukan kontingen Maluku ke ajang Pesparawi tingkat nasional di Provinsi Yogyakarta tahun 2022,” jelasnya.

Putra Putri Maluku memang harus dipersiapkan dengan baik dalam menghadapi pelaksanaan kegiatan Pesparawi Nasional XIII Tahun 2022 di Yogyakarta mendatang.

Lembaga Pesparawi haruslah tetap mengawal agenda daerah agar berlangsung sesuai aturan normatif, walaupun aktivitas publik dan pemerintahan masih berada dalam kondisi darurat kesehatan Covid-19, yang mengharuskan protokol kesehatan.

“Saya berharap, seluruh rangkaian pelaksanaan perlombaan ini mesti tetap mengacu pada protokol kesehatan sebagaimana yang ditetapkan pemerintah,” tandasnya.

Penulis: Katie Mailoa

Editor : Herly Umbas