oleh

JPAR-AiM Paham Aturan Serahkan LKAD ke KPU Manado

Manado, Fajarmanado.com – Prof. Dr. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan, MSM (JPAR-AiM) benar-benar “PAHAM”, sesuai jargonnya dalam konstelasi Pilkada Manado 2020 soal aturan dan keinginan warga Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.

Pasca penetapan nomor urut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado pada 24 September 2020, JPAR-AiM langsung menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), Jumat (25/9/2020).

Paula-Harley Manado (PAHAM), paslon nomor urut 4 ini langsung menyerahkan laporan dana kampanye tersebut dan diterima Felani Lengkey PLH Kasubag Hukum KPU Manado.

Bendahara Tim Kampanye Daerah (Kamda) PAHAM, Samuel Corneles membenarkan sudah diserahkan ke KPU Manado. Menurutnya, ini bagian mengawali pelaporan dana kampanye, karena setiap Paslon diwajibkan membuka Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) pada bank umum sebagai wujud komitmen paslon PAHAM menaati aturan yang diberlakukan, termasuk komitmennya membangun Kota Manado.

Untuk diketahui, selain ada batas waktu pemasukan laporan tersebut,ada tiga jenis laporan dana salinan kampanye dengan periode pembukuan yang berbeda, yakni LADK dengan periode pembukuan sejak 23-24 September 2020 yang penyerahannya pada tanggal 25 September.

Kemudian, untuk Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dengan periode pembukuan sejak 25 September-30 Oktober diserahkan ke KPU pada 31 Oktober.

Lalu, Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) dengan periode pembukuan sejak 23 September- 5 Desember diserahkan ke KPU pada 6 Desember.

Penyerahan LPPDK bila melewati batas waktu yang ditentukan yakni 6 Desember 2020 pukul 18.00 waktu setempat, maka dikenai sanksi pembatalan sebagai Paslon.

Ini mengacu aturan baru Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2020.

Dalam aturan baru tersebut, KPU memberi sejumlah aturan tambahan soal Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pasangan calon.

Dua aturan baru ini dimuat dalam Pasal 65A Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020. Pertama, soal rekening dana kampanye.

Pasangan calon wajib membuka rekening khusus dana kampanye pada bank umum paling lambat 1 hari setelah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU sesuai Pasal 65A ayat 1 huruf a.

Kedua soal laporan dana kampanye. Menyampaikan LADK paling lambat tiga hari sejak ditetapkan KPU.

Ketentuan ini dibuat menyesuaikan dengan pemeriksaan kesehatan pasangan calon terkait Covid 19. Salah satunya ketika proses pengecekan dokumen kesehatan, melewati jadwal penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon.

Seperti diketahui,  empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada 2020 telah mendapatkan nomor urut peserta hasil dari pengundian dan penetapan yang dilakukan KPU Kota Manado.

Dalam pengundian nomor urut, Pasangan Andrei Angouw-Richard Saualang mendapat nomor urut 1, Sonya Silviana Kembuan-Syarifudin Saafa mendapatkan nomor urut 2.

Sedangkan Moor Dominus Bastian-Hanny Joost Pajouw mendapatkan nomor urut 3 dan pasangan Julyeta Paulina Runtuwene-Harley Mangindaan mendapat nomor urut 4.

Ke empat paslon tersebut, terdiri dari,  Andrei Angouw-Richard Sualang (AARS) yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra (14 kursi). Sedangkan Sonya Silviana Kembuan-Syarifudin Saafa (Sonya-Syarif) diusung Golkar, PKS dan Hanura (8 kursi). Mor Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) usungan Partai Demokrat dan PAN (10 kursi), dan Julyeta Paulina Runtuwene-Harley Mangindaan (PAHAM) diusung Nasdem, PSI dan Perindo (8 kursi).

Penulis: Herly Umbas

News Feed