oleh

Sompie Singal – Joppy Lengkong Batal Mendaftar Hari ini, Koalisi Golkar Pecah ?

Airmadidi, Fajarmanado.com – Batalnya pasangan Sompie Singal – Joppy Lengkong (SS-JL) mendaftar di KPU Minahasa Utara (Minut) hari ini, Sabtu (5/9/2020) disinyalir koalisi partai Golkar pecah.

Faktanya, pasangan calon bupati dan wakil bupati Minut yang diusung partai Golkar, Hanura dan PAN yang dikabarkan akan mendaftar pukul 14.00 Wita, hingga batas waktu pendaftaran pukul 16.00 Wita, paslon dengan jargon Kiss Jo ini tidak nampak di kantor KPU Minut.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini dilapangan, batalnya pasangan SS – JL mendaftar di KPU pada hari kedua ini, karena pimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) Minut tidak ada hingga batas waktu pendaftaran pukul 16.00 Wita, padahal kehadiran pimpinan partai ini sangat penting untuk bertanda tangan di KPU, karena jumlah kursi partai pengusung SS – JL di DPRD Minut 6 kursi atau 20 persen sesuai dengan batas minimal pencalonan. Jika tidak salah satu partai hengkang dari koalisi maka pasangan ini dipastika tidak dapat mencalonkan diri.

Baca Juga :  Dihadiri Wali Kota Eman, Polres Tomohon Gelar Gerakan Sejuta Masker di Pasar Wilken

Liaison Officer (LO) pasangan SS – JL Royke Paulus Repi  saat dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan soal ketidak hadiran pimpinan PAN saat akan mendaftarkan pasangan SS – JL ke KPU karena saat dihubungi ketua DPC PAN sedang sakit. Namun ia membantah jika ketidak hadiran tersebut karena PAN keluar dari koalisi bersama Golkar dan Hanura.

Baca Juga :  Kampanye Virtual PAHAM Mendapat Respon Positif Warga Kota Manado

“Memang rencananya hari ini kami akan mendaftar, namun harus tertunda karena pimpinan PAN sakit sehingga tidak bisa mendampingi pasangan SS-JL mendaftar ke KPU. Pendaftaran ke KPU kami tunda besok pagi,”kata Royke Paulus Repi saat ditemui di kantor KPU usai melakukan konsultasi, Sabtu (5/9).

Jelang batas akhir pendaftaran, pasangan calon yang hanya mendapatkan dukungan 6 kursi atau 20 persen peroleh kursi di DPRD Minut harap – harap cemas. Pasalnya jika sampai pukul 00.00 Wita salah satu pimpinan partai tidak menandatangani berita acara pengusungan di KPU maka konsekwensinya calon tersebut terancam gugur dalam pencalonan.

 

Penulis : Joel Polutu

News Feed