oleh

Neraka Bagi Yamaha, Valentino Rossi Andalkan Settingan Baru di Sirkuit Red Bull Ring

Fajarmanado.com – MotoGP 2020 di Austria akan berlanjut pada 14-16 Agustus 2020, pekan ini. Sirkut Red Bull Ring Austria dianggap neraka bagi Yamaha oleh Valentino Rossi.

Hasil positif pekan kemarin di MotoGP Ceko 2020 dengan finish kelima belum tentu bisa diulang oleh Rossi di sirkuit Res Bull Ring.

Namun Rossi tetap berpikir optimis bisa meraih hasil maksimal di Moto GP Austria 2020 nanti.

Dalam empat tahun terakhir, Valentino Rossi belum pernah masuk finish di tiga besar di Red Bull Ring. Tahun 2019 lalu finish di urutan empat.

Baca Juga :  MotoGP Styria: Kalahkan Jack Miller, Espagaro Tercepat di FP2

Dikutip dari corsedimoto.com, Red Bull Ring salah satu sirkuit terburuk bagi Yamaha, di mana kekuatan mesin sangat diperhitungkan.

Sejak kembali jadi tuan rumah MotoGP Austria pada 2016, finish tertinggi pembalap Yamaha di Red Bull Ring diraih Jorge Lorenzo pada 2016 dan Fabio Quartararo, masing-masing naik tangga podium ketiga.

Balapan di Red Bull Ring akan berlangsung dua pekan berturut-turut, 16 Agustus (MotoGP Austria) dan 23 Agustus (MotoGP Stiria).

Jadi prioritas Rossi harus mendapatkan point sebanyak-banyaknya.

Dengan settinga baru yang dipelajari dalam dua balapan sebelumnya, Valentino Rossi dapat memanfaatkan pengereman mendadak dengan lebih baik.

Baca Juga :  MotoGP Styria: Miguel Oliveira Menyodok Masuk Peringkat 9, Rossi 7, Quartararo dan Dovizioso Pimpin Klasemen

Karena itulah ciri khas gaya balapnya dan fase yang cepat setelah pengereman.

“Yang tidak dapat saya lakukan dengan set-up lama,” katanya dikutip Fajarmanado.com dari laman Otomotifnet.com, Kamis (13/8/2020).

“Itu adalah akhir pekan yang positif, saya menikmati balapan, saya bisa berkendara dengan baik hingga finish,” lanjut Valentino Rossi.

“Saya berhasil menyerang dan memulihkan posisi. Memulai dari baris keempat sangat sulit karena semua orang cepat,” sebut The Doctor MotoGP ini.

Editor : Herly Umbas

News Feed