oleh

27 Tahun Ditempa Golkar dan Berkomitmen Dalam Pelayanan, MJLW Pas Pimpin Kota Tomohon

Tomohon, Fajarmanado.com — Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW) diklaim sebagai sosok yang pas dan mampu memimpin Kota Tomohon lebih sejahtera.

Klaim MJLW, yang juga akrab disapa Penatua Nita ini datang dari berbagai kalangan. Baik tokoh Agama, tokoh masyarakat. Apalagi, “akar rumput” Partai Golkar di Kota Bunga.

Tak kurang 27 tahun ditempa Partai Beringin dengan tiga periode anggota legislatif, termasuk Ketua DPRD Kota Tomohon 2014-2019 adalah modal kemampuan politik MJLW.

Begitu pun di bidang pengabdian pelayanan gereja dan organisasi. penatua Nita tiga kali terpilih sebagai Sekretaris Wanita Kaum Ibu (WKI) sinode GMIM.

Di bidang organisasi, MJLW juga sempat dipercayakan, antara lain, sebagai Ketua Umum KONI Kota Tomohon, BUNDA PAUD Kota Tomohon. Bahkan, Direksi PD Pasar Kota Tomohon.

“Dengan pengalaman panjang itu, sudah pasti Ibu Nita memahami benar karya kekaryaan, termasuk ‘kesejahteraan’ kader, dan masyarakat Tomohon. Apalagi beliau lahir dan besar di kota ini,” papar Max Ering, Ketua Partai Golkar Kelurahan Pinaras.

Penilaian senada juga datang dari sejumlah ‘akar ruput’ Partai Golkar di Kota Tomohon ketika bertatap muka dengan MJLW pada awal Maret 2020 lalu.

Ketua Partai Golkar Kelurahan Tumatangtang Satu, Ferdy Wenur, Ketua Partai Golkar Tumatangang, Handry Oroh dan Ketua Partai Golkar Kelurahan Paslaten Satu, Jerry Turambi, juga senada memberi alasan bahwa MJLW alias Nita Wenur telah terbukti dan teruji komitmen dan konsistennya dalam mengabdi dan melayani selama ini.

Oroh dan Ering senada mengatakan telah mengenal Nita Wenur mengabdi melalui Partai Golkar sejak tahun 1992.

“Komitmennya tak diragukan. Yang tak kalah penting, ibu Nita tau persis denyut nadi kebutuhan masyarakat Tomohon. Lihat saja, beliau telah memiliki gagasan dan program untuk membangun Tomohon ke depan,” papar Sering.

Baca Juga :  Diduga Ada Main Mata, Runtuwene Desak KPU Tomohon Buka Dukungan RoSe

Pengalaman tiga periode menjabat Anggota DPRD Kota Tomohon dan Sekretaris Komisi WKI Sinode GMIM, semakin membuat MJLW atau Nita dikenal lebih luas dan disegani banyak orang karena dalam bergaul Nita juga tanpa melihat perbedaan status sosial dan warna warni partai politik.

Sementara itu, Ivone Polii, SST, MT, akademisi Politeknik Negeri Manado menilai, MJLW adalah figur yang smart dan sarat pengalaman di bidang politik dan pemerintahan bahkan di bidang sosial dan pelayanan.

Bekal tiga periode anggota legislatif, termasuk Ketua DPRD Kota Tomohon 2014-2019, menjadi jaminan bahwa MJLW akan mampu melanjutkan pembangunan di Kota Tomohon daerah yang juga berjuluk kota pendidikan dan relegi di Provinsi Sulawesi Utara ini.

Selain sarat pengalaman di bidang politik dan pemerintahan, lulusan S1 Teknik ITM Tomohon dan S2 Administrasi Negara Program Pascasarjana Unima ini, kata Ivone, bukan sekedar ingin menjadi Wali Kota Tomohon.

Sesungguhnya Nita, katanya, memiliki tekad dan komitmen yang kuat untuk untuk membawa Tomohon Sejahtera.

‘Realitanya, Ibu Penatua Nita tidak sekedar menampilkan performance fisiknya di depan publik dalam bersosialisasi. Hebatnya, beliau secara terbuka menyampaikan ide-ide brilian bagaimana menuju Tomohon Sejahtera,” ujar Ivone.

Setiap bertatap muka dengan publik, Nita senantiasa terus memaparkan persoalan-persoalan mendasar dan substansial yang harus dituntaskan di Kota Tomohon disertai langkah-langkah solutif. Seperti, masalah air bersih, perluasan lapangan kerja dan meningkatkan kepedulian sosial kepada warga yang sangat membutuhkan.

“Ya memang persoalan mendasar ini harus dituntaskan. Saya yakin, dengan kualitas dan pengalaman yang dimilikinya, MJLW dapat melakukan itu,” komentar Jachry Sigar, SP.

Di tempat terpisah, lima tokoh masyarakat dan Agama di Kota Tomohon senada meyakini MJLW adalah figur bakal calon (Balon) Wali Kota Tomohon pada Pilkada 2020 yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Tomohon.

Baca Juga :  Dukung Calon PDI Perjuangan, Begini Alasan SAS, Kader Partai Golkar

Mereka adalah Jacklien Pangemanan, SPd (Tomohon Selatan), Welly Wenur (Tomohon Tengah), Denie Boy Manueke (Tomohon Timur), Drs Welly Pandey, DEA (Tomohon Barat) dan Indra Salam (Tomohon Utara).

Mereka senada pula mengakui tidak menyangsikan kefiguran MJLW menjadi Wali Kota Tomohon 2021-2026. Pengabdian dan pelayanannya selama ini ,sudah terbukti dan teruji.

Tanpa embel-ember money politics, MJLW tiga kali atau tiga periode menjadi Anggota DPRD Kota Tomohon dan Sekretaris Komisi WKI Sinode GMIM.

Apabila terpilih menjadi wali kota, kepemimpinan MJLW diyakini akan ditopang sepenuhnya oleh suaminya, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, Anggota DPD RI/MPR RI.

“Pak Stefa pasti akan mendukung dan menopang program-program pembangunan di Kota Tomohon dengan bekerja ekstra memanfaatkan jaringannya di pusat,” kata Indra Salam.

Begitu pun dalam upaya pemenangan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang, menurut dia, SBANL, sapaan akrab senator Indonesia perwakilan Sulut ini, bakal all out menggerakkan jaringan bapak-bapak gereja karena pernah menjadi Sekretaris lalu Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM.

“Wah, soal dukungan, saya pribadi tentu akan all out apabila isteri saya dipercayakan maju Pilkada Tomohon,” komentarnya singkat.

Sementara itu, Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP, saat dikonfirmasi kembali pada Senin pagi (27/7/2020) menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Wali Kota Tomohon.

“Saya dan suami masuk dalam dunia politik dengan satu komitmen, yaitu melayani untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat di mana tempat kami mengabdi,” komentar Nita Wenur sambil melempar senyum khasnya.

“Saya siap jika memang diperkenankan Tuhan serta mendapatkan kepercayaan partai dan masyarakat,” sambungnya melalui jaringan telepon.

Penulis: Herly Umbas

News Feed