Tomohon, Fajarmanado.com — Anggota DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon untuk mengfasilitasi pengadaan benih tanaman pangan dan hortikultura serta pupuk untuk diberikan secara gratis kepada perorangan warga masyarakat.
Jika selama ini telah diberikan kepada kelompok tani, Miky mengatakan, di masa pandemi Covid 19 ini selayaknya diberikan pula kepada masyarakat petani secara perseorangan. Tanpa melihat latar belakang status sosial dan profesi.
“Tentu termasuk kepada ASN, Karyawan, TNI/Polri dan lainnya yang berkerinduan untuk bercocok tanam di masa Pandemi Covid-19 ini,” demikianĀ MJLW alias Nita sapaan akrab Miky Junita Linda Wenur di sela-sela Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tomohon yang dipimpin Djemmy Jerry Sundah, SE dengan TPAD Pemkot Tomohon yang dipimpin Sekot Ir HV Lolowang, M.Sc, pada Kamis (4/6/2020) pekan lalu.
Menurut MJLW, pengadaan pupuk dan benih bahkan penyediaan lahan terbilang penting dan strategis, tak lain untuk ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi.
Sampai saat ini, Miky Wenur mengatakan, belum ada yang tahu kapan akan berakhirnya landemi Covid 19.
“Pemberian benih dan pupuk secara gratis kepada semua warga yang ingin bercocok tanam ini, sekaligus mengantisipasi musim kekeringan panjang yang bisa saja terjadi beberapa bulan ke depan,” ujar srikandi Partai Golkar, yang kini Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon.
MJLW, Bakal Calon Wali Kota Tomohon yang yang kefigurannya terbilang berkualitas dan berpengalaman ini meminta juga Pemkot Tomohon untuk menambah fasilitas dan dana di bidang kesehatan dalam kelanjutan pencegahan dan penanganan Covid-19.
Tidak kalah penting dan strategisnya, kata Miky Wenur, adalah perhatian dalam pembinaan dan pengelolaan UMKM yang sangat merasakan dampak Covid 19. “Karena banyak tenaga kerja diPHK/ dirumahkan,” tutur steri dari Anggota DPD RI/MPR RI ini.
Ia mengatakan, meski Kota Tomohon belum masuk kriteria untuk pemberlakuan ‘New Normal’ karena masih berstatus ‘zona merah’ akibat masih terjadi transmisi lokal, namun langkah-langkah persiapan harus dilakukan sejak awal.
‘Sosialisasinya harus ke seluruh elemen masyarakat dengan mengoptimalkan perangkat kelurahan, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama,” tandas Lulusan Strata Dua (S2) Program Studi Administrasi Negara Pascasarjana Universitas Negeri Manado (Unima) ini.
Miky menambahkan pihak DPRD akan terus mendukung dan bersinergitas dengan Pemkot dalam program-program strategis yang berpihak kepada masyarakat, apalagi dalam masa pergumulan Pandemi Covid 19.
Penulis: Herly Umbas

