oleh

Antisipasi Krisis Ekonomi, Senator Stefa Sebut Mulailah Menanam Jagung, Umbi dan Sayur

Tomohon, Fajarmanado.com — Senator Sulawesi Utara (Sulut) Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL) mengatakan pandemik Covid 19 memberikan pengaruh signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk kebijakan global, nasional dan daerah.

Semua bidang, baik ekonomi, sosial, politik, pemerintahan maupun agama dan aspek lainnya, ikut terpengaruh dengan berbagai program untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease ini.

Stefa, sapaan akrab anggota DPD RI yang duduk di Komite II membidangi, antara lain, Pengelolaan SDA dan ekonomi ini memaparkan hal tersebut dalam diskusi bertemakan “Tantangan Pelayanan Gereja di Masa Pandemik Covid 19”, Jumat (15/5/2020).

Pada diskusi yang digagas BPMW Kakaskasen dan Pria/Kaum Bapa GMIM Rayon Tomohon ini, Senator SBANL mengatakan, kita berharap mewabahnya Covid 19 segera berakhir.

Baca Juga :  Senator SBANL Dapat Masukan Persoalan Perindustrian dan Peternakan di Sulut
Penampakan para peserta Diskusi Tantangan Pelayanan Gereja di Masa Pandemik Covid 19, Jumat (15/5/2020).

Meski demikian, kata Stefa, kemungkinan terburuk harus siap dihadapi bersama, termasuk oleh lembaga keagamaan.

Jika pandemi virus corona berkepanjangan, lanjutnya, bukan tidak mungkin terjadi krisis ekonomi dan sosial.

“Untuk itu, pemerintah dan kelembagaan keagamaan, termasuk GMIM harus mengantisipasi dari sekarang,” katanya.

Salah satu langkah yang harus mulai dilakukan sekarang ini, adalah upaya memperkokoh ketahanan pangan.

“Caranya, mari menanam padi, jagung, umbi-umbian dan jenis tanaman lainnya yang menjadi kebutuhan pangan kita sehari-hari. Banyak lahan yang saya lihat masih terbiar, tidak diolah,” paparnya.

Baca Juga :  Senator SBANL Dapat Masukan Persoalan Perindustrian dan Peternakan di Sulut

Diskusi yang dipandu Pnt Febri Dien berlangsung menarik dengan menampilkan pula narasumber Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang APP Pdt Anthonius Sompe, M.Teol, M.PdK, Ketua BPMW Kakaskasen Pdt Royke Kaunang, STh dan Ir Oldy Pinontoan yang juga Praktisi Perbankan.

Diskusi yang berlangsung melalui Video Conference Zoom diikuti sekitar 60-an peserta dari berbagai kalangan, seperti dua akademi Unsrat Manado, Dr Ivan Kaunang, MHum dan Dr Diane Pioh, MSi.

Senator SBANL berterima kasih atas masukan-masukan terkait penyerapan aspirasi sehubungan tugas konstitusi sebagai anggota DPD RI.

Penulis: Herly Umbas

News Feed