Tomohon, Fajarmanado.com — Komunitas Purna Praja STPDN/IPDN mengkonkretkan kepedulian membantu mahasiswa luar daerah yang menimba ilmu di Sulawesi Utara (Sulut) di tengah masa sulit pandemi virus corona atau Covid 19.
Mahasiswa penghuni empat asrama di Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara , Kota Tomohon menjadi sasaran bantuan bahan makanan pokok (Bapok), Sabtu (9/5/2020) tadi.
Penyaluran bantuan dari para alumni sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengabdi di Provinsi Sulut ini, mendapat respon dan dukungan penuh dari Bhabin Kamtibmas Kakaskasen, Bripka Mario Randang dan anggota Polsek Tomohon Utara, Bripka Alter Kambey bersama Lurah Kakaskasen Amelia Tangkawarouw, SSos.
Bripka Mario, Bripka Atler dan Lurah Amelia ikut mendampingi penyerahan bapok, yang dipimpin oleh Theo Filus Tumiwa selang tiga jam, mulai pukul 07.00 Wita-12.00 Wita tadi.
Bantuan Bapok yang diberikan berupa beras, telur ayam, supermi dan sabun mandi yang dikemas menjadi satu kemasan (paket) kepada mahasiswa yang tinggal di 4 asrama yang berada di kelurahan Kakaskasen.
Ke empat asrama tersebut adalah asrama Asmat, Yalimo dan asrama Cendrawasih, tiga asrama dari pulau Cendrawasih ini. Satu lainnya, asrama mahasiswa dari Maluku Tenggara.
Di Asrama Asmat yang beralamat di kelurahan Kakaskasen Lingkungan 4 tercatat ada 42 orang penghuni. Namun, sesuai jumlah yang masih berdomisili maka jumlah paket bantuan yang diserahkan hanya 20 buah paket.
Di Asrama Maluku Tenggara yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen lingkungan 4, jumlah mahasiswa 13 orang dan jumlah bantuan 5 buah paket.
Di Asrama Yalimo yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 4, yang tercatat didomisili 12 mahasiswa namun karena tinggal ada enam orang maka bantuan diberikan adalah enam paket.
Begitu pun di Asrama Cendrawasih yang berlokasi di Lingkungan 7 Kelurahan Kakaskasen, jumlah penghuni tercatat 17 orang, namun yang tinggal tersisa tujuh orang maka bantuan Bapok hanya diberikan untuk tujuh orang.
Theo Tumiwa mengatakan, praja purna Sekolah Tinggi Pendidikan Dalam Negari (STPDN), yang kini lebih dikenal dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merasakan asam garam sebagai mahasiswa yang tinggal di asrama.
“Untuk itu, kami purna praja STPDN-IPDN terpanggil membantu rekan senasib sebagai mahasiswa. Jangan di lihat dari nilai tapi ketulusan purna para membantu rekan-rekan mahasiswa,” paparnya.
Penulis: Jerry Michael

