Kampanye Cegah Covid 19, Camat Joris: Jangan Panik, Remboken Tetap Aman
Camat Remboken Drs. Joris Tumilantouw ketika berbicara pada Dialog Embung Kulo Desa Parepey sebagai Objek Wisata di Balai Desa Parepey, Kamis (12/3/2020)

Kampanye Cegah Covid 19, Camat Joris: Jangan Panik, Remboken Tetap Aman

Remboken, Fajarmanado.com — Pasca seorang warganya terkonfirmasi positif terpapar virus corona atau Covid 19, warga Kecamatan Remboken, Minahasa merasa seakan hendak dikucilkan.

Bahkan, penduduk desa tetangga kecamatan pesisir barat Danau Tondano ini, terkesan berniat mengisolasi warga 10 desa di wilayah kecamatan yang dikenal dengan objek wisata Sumaru Endo ini. Setiap pintu masuk ke luar, telah berdiri Posko Pencegahan Covid 19.

“Padahal, pasiennya sudah sehat sekarang ini. Tinggal menunggu hasil tes untuk memastikan beliau sudah sehat,” kata Camat Remboken, Drs. Joris Tumilantouw kepada Fajarmanado.com di Desa Parepei, Rabu (15/4/2020) siang.

Ditemui tengah memasang pengeras suara di mobil dinasnya di depan Kantor Desa Parepei, Joris mengatakan, sesuai hasil rekam medik, pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 itu memiliki penyakit bawaan.

“Dia bekerja sebagai tata usaha di salahsatu rumah sakit di luar daerah. Ketika merasa kurang sehat, dia pulang dan melakukan isolasi mandiri. Nanti hari terakhir dia mengalami gejala Covid 19, yang akhirnya dikonfirmasi positif,” ujarnya.

Selama mengisolasi mandiri, Joris mengungkapkan bahwa pria 20-an tahun itu hanya kontak fisik dengan keluarganya, termasuk kakek dan neneknya.

Semua yang kontak fisik langsung dengan pria itu langsung diisolasi dan kini sementara dipantau secara intensif di rumah sakit.

Soal hasil pemeriksaan, Joris mengatakan belum ada karena butuh waktu sampai 10 hari.

“Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. Semua terkendali. Masyarakat tidak perlu berlebihan. Mohon jangan panik. Waspada memang perlu,” tandasnya.

Ia mengatakan, masyarakat harus terus diingatkan terus cara penangkal rantai penyebaran Covid 19 ini.

“Makanya, jangan jenuh-jenuh mengingatkan masyarakat soal protokol pencegahan penyebaran virus corona. Karena Covid 19 ini harus kita lawan bersama dengan mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarga,” ujar mantan Camat Tombuluan ini.

Tak heran, siang hingga sore tadi, ditemani beberapa staf Camat Joris keliling desa-desa di wilayah Kecamatan Remboken melakukan kampanye pencegahan Covid 19 dengan menggunakan toa atau pengeras suara.

Tak henti-hentinya mantan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setdakab Minahasa ini mengampanyekan social distancing dan physical distancing serta rutin pakai masker, rajin cuci tangan dan atau membiasakan hidup bersih.

Penulis: Herly Umbas