oleh

Cegah Covid 19, SBANL: Anggota DPD RI Tetap Bantu Pemerintah di Daerah

Jakarta, Fajarmanado.com — Seiring dengan  masuknya virus corona atau Covid 19 di tanah air, DPD RI merubah dan menyesuaikan jadwal Masa Sidang III tahun 2019-2020, 24 Maret-20 Mei 2020.

Anggota DPD RI Dapil Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL) mengatakan, perubahan masa sidang tersebut diputuskan dalam Rapat Pimpinan DPD RI di Jakarta pada Rabu,18 Maret 2020.

“Perubahan masa sidang III ini diputuskan sebagai penyesuaian untuk membantu pemerintah mengantisipasi, mencegah dan mewaspadai pandemo penyebaran Virus Corona atau Covid 19 di tanah air,” kata SBANL kepada Fajarmanado.com, Jumat (20/3/2020).

Untuk itu, masyarakat tak perlu heran apabila anggota DPD RI saat ini masih berada di daerah pemilihan masing-masing.

“Anggota DPD RI yang sekarang ini masih berada di daerah pemilihan untuk melaksanakan tugas mendesak dalam bentuk kunjungan kerja dengan kegiatan, seperti pengawasan, pemantauan, supervisi, advokasi,” ungkap Senator SBANL yang juga Wakil Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI ini.

Ia menjelaskan, Sidang Paripurna Pelaporan Masa Reses tanggal 28 Februari-22 Mei 2020 sebetulnya terjadwal dilaksanakan tanggal 23 Maret 2020, Senin depan.

“Namun dengan bencana mewabahnya virus corona sekaligus mendukung serta bersama pemerintah dan elemen masyarakat, maka Pimpinan DPD RI menugaskan seluruh Anggota DPD RI tetap melaksanakan tugas di daerah pemilihan masing-masing sampai tanggal 20 Mei 2020,” papar suami Bakal Calon (Balon)  Wali Kota Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP ini.

Baca Juga :  Brimob Polda Maluku 'Hujani' Kota Ambon dengan Cairan Disinfektan

7 Poin Sikap DPD RI

Sementara itu, Bagian Pemberitaan dan Media DPD RI mengeluarkan siaran pers usai pimpinan DPD RI melakukan rapat menyikapi pandemi Covid 19.

Siaran Pers yang ditandatangani Wakil Ketua, Nono Sampono tanggal 18 Maret 2020 memaparkan tujuh poin sikap DPD RI Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

1. Mendukung langkah-langkah Pemerintah yang telah dan sedang melakukan upaya penanganan dan penaggulangan terhadap wabah Covid-19 serta dampaknya.

2. Mendukung Pemerintah untuk sementara belum mengambil kebijakan “lockdown” secara nasional serta memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan penilaian dan penanganan penanggulangan Covid-19 di bawah koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dibentuk oleh Pemerintah, serta melibatkan Kementerian terkait.

3. Apabila terjadi peningkatan eskalasi bencana secara ekstrim, DPD RI menghimbau Pemerintah untuk membuka ruang atau bahkan meminta bantuan dari negara-negara sahabat, terutama yang sudah mampu mengatasi dan memiliki vaksin Covid-19.

Baca Juga :  Senator SBANL Dapat Masukan Persoalan Perindustrian dan Peternakan di Sulut

4. DPD RI akan melakukan perubahan/ penyesuaian program dan kegiatan, antara lain kunjungan kunjungan baik dalam negeri maupun luar negeri, serta persidangan pada Masa Sidang DPD RI III Tahun Sidang 2019-2020 akan disesuaikan dengan Anggota DPD RI untuk tetap berada di daerah pemilihan dalam rangka melaksanakan tugas mendesak guna antisipasi, pencegahan, dan kewaspadaan penyebaran Covid-19, melalui kegiatan diantaranya pengawasan, pemantauan, supervisi, advokasi, fasilitasi, konsultasi, koordinasi dan pertemuan terbatas dengan pemerintah daerah serta komponen masyarakat di daerah.

5. Menginstruksikan Sekjen DPD RI melakukan pengaturan kedinasan bagi Pejabat, Pejabat Fungsional, Pelaksana, Staf Anggota Bidang Keahlian/Administrasi di Ibu Kota Negara dan Provinsi, dan PPNPN untuk bekerja dari rumah masing-masing guna menghindari kontak fisik secara masif.

6. Menghimbau kepada Anggota DPD RI dan masyarakat untuk mengoptimalkan penggunaan berbagai media komunikasi online seperti email, media sosial, atau aplikasi komunikasi lainnya, menghindari diri dan tidak mengambil bagian dari berita-berita hoax, serta menjaga kesehatan dan keselamatan diri dan keluarga terutama menghindari kontak fisik dan kerumunan massa.

7. “Mari kita bersatu dan bergotong-royong melawan Covid-19.”

Penulis: Herly Umbas

News Feed