Design Disayembarakan, Camat Eightmi: Taman Kota Kawangkoan Mulai Dibangun Tahun Depan

Design Disayembarakan, Camat Eightmi: Taman Kota Kawangkoan Mulai Dibangun Tahun Depan

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Kerinduan warga Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara untuk menata keindahan kawasan pusat kota dengan Taman Kota dipastikan terwujud permanen tahun 2020 mendatang.

“Sudah ada dananya. Dalam APBD Minahasa 2020, telah tertata anggarannya,” kata Plt. Camat Kawagkoan, Eightmi Moniung, SH kepada Fajarmanado.com, Jumat (6/12/2019).

Eightmi mengakui pagu anggaran pembuatan Taman Kota Kawangkoan baru sebesar Rp.300 juta.

“Tapi yang akan ditender nanti hanya sekitar 165 juta,” ujar Ane, sapaan akrab Plt. Camat Kawangkoan yang memengang pula jabatan Camat Kawangkoan Barat ini.

Soal selisih dana lainnya, katanya, diplot untuk membiayaai kegiatan lain yang berhubungan dengan pembangunan Taman Kota Kawangkoan.

“Seperti, biaya sayembara disign. Karena Taman Kota ini akan dibangun sesuai dengan kearifan lokal Kawangkoan dan Minahasa pada umumnya,” ujarnya sambil menyebut sayembara disign akan dilaksanakan Januari 2020.

Meski demikia, ia tak menampik jika jumlah dana tersebut masih relatif kecil. “Ini baru dana tahap pertama. Nanti kita lihat hasilnya dulu baru mengusulkan tambahan alokasi dana untuk tahap dua,” kilahnya.

Mengenai nama Taman Kota, Ane mengatakan akan dibahas bersama-sama tokoh masyarakat Kawangkoan, yang pastinya harus berhubungan dengan sejarah Kawangkoan.

“Kalau Langowan diberi nama Cita Waya, maka Taman Kota Kawangkoan, terserah masyarakat, apakah Esa Waya atau apalah,” paparnya.

Seperti aspirasi yang disampaikan tertulis yang ditandatangani ratusan warga Kawangkoan dan disampaikan langsung kepada Bupati Minahasa Ir. Roy Oktavian Roring, MSi pada awal April 2019, seiring meminta membongkar bangunan tua shopping centre, di atas tanahnya dibangunkan Taman Kota.

Tak heran, pascapembongkaran bangunan yang sudah berusia sekitar 46 tahun tersebut pada akhir September silam, kini di atas lahan yang bersandingan dengan pelataran Terminal Kawangkoan itu telah disulap menjadi Taman Natal.

Aneka ornamen dan pernak pernik Natal, yang dilengkapi lampu hias sontak mengubah wajah pusat Kota Kawangkoan. Tak heran, tak sedikit turis yang berselfie ria di kawasan itu dalam beberapa hari terakhir.

Taman Natal itu sendiri dibangun secara swadaya atas prakarsa Camat Eigthmi dengan melibatkan semua enam kelurahan dan empat desa di wilayah pemerintahan Kecamatan Kawangkoan.

“Taman itu dilombakan antardesa dan kelurahan dengan tiga tahap penilaian. Pertama akhir November lalu, ke dua 24 Desember dan ke tiga 31 Desember nanti,” ungkap Camat Ane.

Penulis: Herly Umbas