Lomba Panjat Pisang Membuat Meriah dan Menambah Silaturahmi Saat Lebaran Ketupat

Lomba Panjat Pisang Membuat Meriah dan Menambah Silaturahmi Saat Lebaran Ketupat

Belang, Fajarmanado.com – Lebaran Ketupat punya daya tarik sendiri. Perayaan yang diadakan seminggu setelah Idul Fitri sudah diwarisi sejak turun-temurun di sejumlah wilayah kabupaten Minahasa Tenggara.

Bagi warga Minahasa Tenggara, khususnya umat Muslim, perayaan ini dimanfaatkan sebagai perekat tali silahturahmi antar keluarga, kerabat baik yang jauh maupun dekat tanpa memandang suku, jabatan, terlebih agamanya.

Sebagian besar pengunjung ke rumah mereka berasal dari luar Desa Kecamatan Belang.

“Setiap tahun tak pernah absen, walau jauh jaraknya, karena ini teman sekolah, sahabat sekaligus teman curhat, tetap didatangi,” ujar Rusli Mamonto yang mengaku berasal dari Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara ini.

“Meskipun sudah menikah dan punya anak, tetap kami saling berkunjung, nanti pengucapan syukur di Mitra, pasti mereka datang ke rumah.” kata Devon yang mengaku beragama Kristen.

Hukum Tua Desa Ponosakan Indah Rizaly Andaria

Terpantau, sejak pukul 14.00 Wita, jalan-jalan di kecamatan Belang mulai ramai. Tak sedikit warga bergantian mengunjungi rumah yang merayakan lebaran ketupat.

Namun bagi sebagian pengunjung, suasana lebaran ketupat tahun ini tak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

“Karena, biasanya mulai siang itu jalan Tababo macet total, tapi sekarang longgar-longgar,” katanya.

Meski demikian, di beberapa titik, khususnya depan persimpangan jalan, polisi dengan senjata lengkap berjaga-jaga. Suasana lebaran ketupat tahun ini juga tak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

Di Desa Ponosakan Indah wilayah keramaian lebaran ketupat, tampak berdiri beberapa panggung kecil di lorong-lorong. Demikian pula ada sejumlah pohon pisang yang siap dipanjat, serta lomba-lomba yang disiapkan untuk warga.

Dari panggung yang telah dihiasi berbagai ornamen tersebut, musik mengalun menghiasi suasana pasiar lebaran ketupat itu. Menurut beberapa warga, lebaran ketupat tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Hukum tua desa Ponosakan Indah Rizaly Andaria Mengatakan kegiatan hari raya ketupat di desa ponosakan indah ini di dukung penuh oleh semua masyarakat yang ada di desa.

“Acara Hari Raya ketupat di desa ponosakan indah ini didukung penuh oleh seluruh masyarakat yang ada di desa,” Ujar Andaria.

Sementara itu sekretaris Desa Defry Tiow menjelaskan kegiatan ketupat kali ini juga di rangkaikan dengan halal bi halal dari masyarakat desa Ponosakan.

“Terima kasih banyak kepada semua masyarakat yang ada di desa ponosakan indah yang sudah menyiapkan semua ini, sehingga acara ini boleh berjalan dengan begitu meriah,” Pungkas Tiow.

Penulis : Didi Gara