oleh

Pekerjaan Dana Desa Towuntu Sudah Mulai Di Kerjakan Dan Penggunaan Semakin Transparan

Pasan, Fajarmanado.com — Pembangunan infrastruktur di desa towuntu kecamatan pasan terus digenjot oleh pemerintah desa, melalui pembangunan drainase tertutup yang di biayai oleh dana desa tahap Satu tahun 2019.

Hukum tua desa towuntu kecamatan Pasan Jolly Engka menjelaskan pekerjaan drainase tertutup di desa towuntu sudah mulai dengan pekerjaan.

“Untuk pekerjaan pembuatan drainase tertutup dimulai pekerjaan hari ini selasa (21/5/2019) dan ibadah peletakan batu pertama di pimpin oleh Ketua jemaat Moria Towuntu wilayah Pasan Pdt.Jein Kimbal Mangkey Mth,” Ujar Engka.

Lebih lanjut Engka Mengatakan untuk pekerjaan drainase tertutup di desa towuntu direncanakan selesai pekerjaan ini akan selesai 3 minggu.

Baca Juga :  Mokosolang Sebut Rekonsiliasi Dana Desa Untuk Segera Mungkin Di Tuntaskan

“Untuk pekerjaan drainase tertutup ini dikerjakan oleh masyarakat yang di jaga 1 sampai 4.setiap jaga 15 orang dilibatkan dalam pekerjaan ini,” Kata Engka.

Engka juga menambahkan Penggunaan Dana Desa (Dandes) Tahap 1 di Tahun 2019, sudah mulai pengerjaannya.Baik membangun drainase maupun trotoar. Penggunaan Dandes juga semakin transparan. Masyarakat tidak perlu bertanya-tanya berapa total pemasukan Dandes dan untuk apa.

Engka juga membeberkan pihaknya akan melaporkan penggunaan Dandes dalam pelaksanaan ibadah di rumah gereja.

“Penggunaan Dandes akan terus kita laporkan, baik dalam peribadatan maupun dalam pertemuan rapat jaga, atau pertemuan yang melibatkan banyak orang,” ungkap Engka kepada sejumlah awak media selasa (21/5/201).

Baca Juga :  5 Kali WTP, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Mitra Apresiasi Bupati James Sumendap

Laporan tersebut diinstruksikan langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap kepada seluruh hukum tua di daerah yang dipimpinnya. “Setiap pemimpin desa wajib melaporkan penggunaan anggaran di rumah-rumah ibadah. Baik di mesjid maupun di gereja. Sehingga masyarakat tahu dan tidak bertanya-tanya terkait penggunaan Dandes,” ungkap Sumendap.

Bukan hanya itu, Bupati James Sumendap juga menempatkan tim inspektor di masing-masing desa, untuk mengawasi anggaran desa yang tidak sedikit.

“Selain masyarakat yang harus menjadi pengawas di setiap desa, saya juga menempatkan tim inspektor di setiap desa untuk mengawasi, dan melaporkan hasil pengawasannya langsung kepada saya,” ungkapnya.

Penulis : Didi Gara

News Feed