oleh

Hebat..! 3 Perusahaan Tambang Biayai 21 Mahasiswa Kuliah di Taiwan

Manado, Fajarmamado.com — Tiga perusahaan tambang di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali mengkonretkan komitmennya di dunia pendidikan dengan membiayai kuliah 21 mahasiswa di luar negeri.

PT MSM, PT TTN dan PT Archi Indonesia mengirim 21 generasi muda lingkar tambang di wilayah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Kota Bitung untuk.mengenyam pendidikan dii Universitas Shoufu Taiwan.

Pelepasan calon mahasiswa penerima beasiswa PT MSM, PT TTN dan PT Archi Indonesia tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs Steven Kandouw di Ruang WOC Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Jumat (9/11/2018).

“Saya minta adik-adik untuk total dalam menempuh pendidikan, Belajarlah dengan penuh konsentrasi. Jangan main-main dan pulang ke Sulawesi Utara harus dengan gelar dan hasil yang memuaskan,” kata Wagub.

Kandouw menilai ke 21 calon calon mahasiswa ini mendapatkan kesempatan luar biasa yang tidak bisa diperoleh semua orang.

Untuk itulah, dirinya mengingatkan kepada para calon mahasiswa untuk selalu bersyukur karena berhasil terpilih setelah melalui ketatnya proses seleksi.

“Bersyukurlah kepada Tuhan atas kesempatan kuliah beasiswa ini. Karena apa yang adik-adik dapatkan ini telah ditanggung semuanya. Jadilah kebanggaan orang tua,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kandouw mengapresiasi pihak perusahaan tambang yang telah memberikan beasiswa internasional ini sekaligus berharap hal serupa dapat dilakukan oleh perusahaan lainnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PT. MSM dan PT Archi Indonesia atas beasiswa ini. Saya harap perusahaan lainnya juga dapat melakukan hal yang serupa ntuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Hubungan Komersial Mineral Kementerian ESDM Hardinur mengungkapkan, pemberian beasiswa kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban perusahaan tambang untuk mengembangkan dan memberdayakan masyarakat di sekitar tambang.

“Pemberian beasiswa untuk meningkatkan kualitas masyarakat di sekitar tambang khususnya di bidang pendidikan,” kata Hardinur.

Pertemuan itu terpantau turut dihadiri Anggota DPR RI Bara Hasibuan Walewangko, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Mokoginta, Kadisdikda Grace Punuh dan jajaran PT MSM, PT TTN dan PT Archi Indonesia.

Penulis: Herly Umbas

News Feed