oleh

Buru Pelaku Togel, Polisi Tangkap 6 Tersangka di 3 Kabupaten

Tondano, Fajarmanado.com — Genderang perang terhadap perjudian terus ditabuh Polda Sulawesi Utara (Sulut). Setelah di Motoling Timur, Minahasa Selatan (Minsel), Kotamobagu dan Minahasa Utara (Minut), kali ini polisi berhasil menangkap enam tersangka pelaku judi toto gelap (Togel).

Ke enam tersangka pemain judi online itu ditangkap polisi di tiga kabupaten wilayah Polda Sulut. Empat di Minsel, dua lainnya di Minahasa dan Minahasa Tenggara (Mitra).

Empat pelaku ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Minsel menangkap di wilayah Kecamatan Tenga. Mereka adalah,, SD alias Stin (59 tahun), VT alias Verna (30 tahun), DR alias Diane (45 tahun) dan YR alias Yafet (44 tahun). Para tersangka ini ditangkap di dua lokasi berbeda pada Senin (22/10/2018) malam.

Kapolres Minsel, AKBP FX Winardi Prabowo melalui Kasatreskrim, AKP Arie Prakoso mengatakan, para pelaku tertangkap tangan sedang bertransaksi kegel di dua lokasi yang berbeda, di Tenga.

“VT dan SD di Molinow, sedangkan DR dan YR di tangkap di Tenga,” ujar AKP Prakoso.

Saat itu, petugas juga menyita barang bukti berupa kertas rekapan, uang tunai Rp507 ribu dan dua handphone. “Para pelaku dengan barang bukti saat ini kami amankan di Mapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungapnya.

Sebelumnya, Tim Resmob Satreskrim Polres Minahasa menangkap kurir sekaligus pengecer togel,  berinisial RK (54 tahun), warga Atep, Langowan Timur, Senin (22/10/2018), sekitar pukul 18.30 Wita.

RK diringkus petugas di Desa Wolang, Langowan Timur, saat akan menyetorkan uang dan rekapan togel ke Ratahan Timur, Mitra.

Dari masing-masing tersangka, kata dia, petugas menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 390 ribu dan kertas rekapan.

Sesuai pengakuan RK, uang tersebut akan diserahkan kepada FA (41 tahun), warga Wongkai, Ratahan Timur sehingga polisi berhasil membekuk FA sekitar pukul 21.00 Wita di Ratahan Timur. Kali ini,  barang bukti yang disita dari FA, uang tunai Rp 103 ribu dan kertas rekapan togel.

Kapolres Minahasa, AKBP Chrisreinhart Pusung melalui Kasubbag Humas, AKP Hilman Rohendi membenarkan adanya larangan tersebut.

“Keduanya tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

News Feed