Manado, Fajarmanado.com — Deklarasi Pemilu Damai tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) 2019 berlangsung sukses di kawasan Pohon Kasih, kompleks Megamas Manado, Minggu (23/9/2018), sore tadi.
Meski tak dihadiri dua dari 15 partai peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) Pemilu 2019 di bumi Nyiur Melambai ini, namun deklarasi yang juga diikuti para calon DPD RI utusan Sulut ini berlangsung aman, lancar dan damai.
Ke dua partai yang memilih absen, adalah, Partai Demokrat dan PPP. Ironisnya, Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, GS Vicky Lumentut, kini sebagai Wali Kota Manado, lokasi pelaksanaan deklarasi.
Sedangkan, satu-satunya partai yang tidak memiliki ‘petarung’ melalui enam daerah pemilihan (Dapil) untuk.merebut kursi di DPRD Sulut pada Pileg 2019 dan tidak hadir pada deklarasi tersebut adalah Partai Amanat Nasional.
KPU Sulut sendiri mengaku tidak mendapat konfirmasi resmi alasan ketidakhadiran ke tiga partai peserta Pemilu 2019 itu. Padahal, deklarasi damai tidak semata digelar untuk Pileg tetapi juga Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh mengatakan, deklarasi damai digelar untuk.menyamakan persepsi dan kesepakatan bersama agar Pemilu 2019 dapat berjalan secara bermartabat tanpa menebar isu SARA, Hoax dan berita kebencian yang mengadu domba demi keutuhan NKRI.
Karena itulah, dalam orasi singkat mereka, semua juru bicara partai menyatakan menyajikan kampanye yang beretika dan bermartabat tanpa menebar isu SARA, Hoax dan kebencian serta NKRI harga mati.
Pernyataan tersebut dituangkan para perwakilan partai politik peserta deklarasi dalam bentuk tandatangan, diikuti Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Kapolda Bambang Waskito, perwakilan Korem 131 Santiago, Panwaslu dan para komisioner KPU Sulut. Kemudian, disusul dengan pelepasan balon gas.
Sebelum memberikan orasi, para peserta melakukan parade berdasarkan nomor urut parpol, menyusul para calon DPD RI. Beberapa di antaranya tampil mengenakan pakaian adat.
PKP Indonesia, partai nomor urut 20 tampil agak beda dari peserta lainnya. Pasalnya, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKP Indonesia, Jelly Wensy Siwy (JWS) yang tampil sebagai pimpinan delegasi mengenakan pakaian adat Kabasaran lengkap.
Tak heran, ketika membawakan orasi singkat, sambil menggenggam parang, JWS mendapat sambutan hangat, tak terkecuali dari para tamu undangan, termasuk Kaban Kesbangpol Drs Meki Onibala, MSi, yang mewakili Gubernur, Kapolda Bambang Waskito dan Ketua DPRD Andrei Angouw yang saat itu duduk berdampingan.
JWS, yang tercatat sebagai Caleg PKP Indonesia nomor urut 1 Dapil Manado untuk DPRD Sulut seakan menjadi magnet tersendiri pada deklarasi Pemilu damai sore tadi.
Tak henti-hentinya dia diminta foto bersama oleh para peserta dari partai mana pun, tak terkecuali, Ketua DPRD Andrei Angouw.
Penulis: Prokla Mambo

