Pasan,Fajarmanado.com– Peluncuran Bansos Rastra Perum Bulog divre sulut dan gorontalo di kabupaten Minahasa Tenggara di laksanakan di BPU desa Liwutung kecamatan Pasan kabupaten Minahasa Tenggara senin (29/1/2018) kemarin.
Penyerahan bantuan beras bulog ini merupahkan komitmen dari pemerintah pusat yakni Presiden joko widodo bekerjasama dengan kementrian sosial Dan bekerja sama dengan perum bulog.
Pemerintah berencana menggratiskan penyaluran beras sejahtera (rastra) mulai 2018 ini. Bila saat ini masyarakat miskin masih harus menebus beras bersubsidi melalui rastra dengan harag Rp 1.600 per kg, mulai tahun depan rastra bisa diambil cuma-cuma.
Pemerintah pusat melalui kementrian sosial bekerja sama dengan perum bulog menyalurkan beras rastra di kabupaten Minahasa Tenggara senin (28/1/2018) kemarin.
Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara melalui kepala dinas sosial fenggi Wurangian menyebutkan bahwa pemerintah telah mengubah skema penyaluran beras sejahtera dari pangan bersubsidi menjadi bantuan sosial pangan. “Biasanya keluarga penerima manfaat mendapat rastra 15 kg, dengan tebusan Rp 1.600 per kg. Tahun ini tinggal diambil saja, masyarakat tidak perlu lagi tebus,” jelas Wurangian
Perubahan skema bantuan dari subsidi menjadi bantuan sosial membuat jumlah penerima rastra di tahun ini akan berkurang. Sebagian masyarakat miskin yang sebelumnya masih menerima rastra akan dikonversi bantuannya ke metode nontunai, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemberian BPNT akan memungkinkan setiap KK yang terdaftar sebagai masyarakat miskin menerima bantuan sebesar Rp 110 ribu per bulan yang disalurkan melalui rekening perbankan. Uang yang diterima melalui bank bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, atau telur di warung-warung yang telah ditunjuk pemerintah.
Catatan dinas Sosial kabupaten Minahasa Tenggara jumlah masyarakat miskin penerima rastra saat ini sebanyak 9.074 Kepala Keluarga penerima manfaat.
Sementara itu, kepala kecamatan pasan martinus ratulangi mengatakan kecamatan pasan penerima beras rastra pada Tahun 2018 ini dipastikan berkurang secara drastis.
“Untuk kecamatan pasan penerima beras rastra dipastikan berkurang secara drastis,” ujar Ratulangi.
Lanjut Ratulangi, pemerintah kecamatan pasan menyampaikan terima kasih banyak kepada pemerintah pusat bahkan pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara yang sudah membantu masyarakat yang di kecamatan pasan.
Penulis : Didi Gara

