Manado, Fajarmanado.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE kembali akan menerima penghargaan. Kali ini datang dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.
Buktinya, memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-69 Tahun 2017, Kemenkumham, Gubernur Olly diundang untuk menerima penghargaan Peduli HAM yang digelar Kemenkumham bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).
Sesuai undangan yang ditandatangani Menkumham Jasona H Laoly tertanggal 17 November 2017 itu, acara peringatan Hari HAM 2017 dan penganugerahan penghargaan Peduli HAM ini akan digelar di Hotel Sunan, Jalan Ahmad Yani No. 40 Solo, Kota Surakarta, Jateng mulai pukul 09.00 WIB, Minggu, 10 Desember, besok.
Penghargaan bagi Gubernur Sulut ini diberikan karena sebagian besar kabupaten kota di Nyiur Melambai memperoleh penghargaan Kabupaten Kota Peduli dan Cukup Peduli HAM.
Humas Pemprov Sulut Drs Roy Saronsong SH mengatakan, penghargaan direncanakan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Hotel The Sunnan, Solo, Jawa Tengah.
Penghargaan ini, lanjut dia, diberikan Kemenkumham karena Gubernur Olly dinilai berhasil melaksanakan Pelayanan Publik Bidang HAM yang kriterianya diukur dari besarnya persentase jumlah kabupaten dan kota di Sulut yang berhasil melaksanakan pelayanan publik, yakni sebanyak 11 kabupaten dan kota.
Penghargaan di bidang HAM ini melengkapi berbagai penghargaan lainnya yang telah diterima Pemprov Sulut dari diberikan pemerintah pusat, seperti penghargaan dari Kementerian PU-PR karena telah berkontribusi dalam memberikan kemudahan layanan perizinan dalam pembangunan perumahan.
Selain itu, di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur (Wagub) Drs Steven Kandouw, Pemprov Sulut juga telah mengoleksi penghargaan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dari Kemendagri karena berhasil menjamin kebebasan hak sipil.
Di samping itu, juga penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (KIHAJAR) 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan dan kebudayaan serta berbagai penghargaan lainnya.
Editor : Herly Umbas

