Tomohon, Fajarmanado.com – Peristiwa orang hilang marak dikabarkan terjadi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Para korban yang kebanyakan anak gadis usia sekolah tak jarang menjadi korban predator seks. Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, pun menghimbau kepada orang tua untuk lebih ekstra ketat menjaga bua hati.
SAS, sapaan familiar Wawali Tomohon mengingatkan para orang tua supaya tidak membiarkan anak gadisnya keluar rumah, bahkan harus menyisihkan waktu mengantar-jemput anak-anak di bawah umum di sekolah.
“Jadi kepada orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan di lingkungan anak remaja yang ada di Tomohon, apa lagi di Tomohon terkenal dengan anak remaja yang cantik-cantik sehingga rawan akan terjadinya penculikan,” ujarnya menjawab wartawan di lokasi wisata Danau Linau Kelurahan Lehendong, Kamis (30/11/2017).
SAS mengatakan, peran orang tua harus lebih ketat dalam pengawasan anak remaja terlebih khusus yang berada di Kota Tomohon ini, apa lagi sebagai kota pendidikan, Tomohon memiliki banyaknya remaja perempuan yang cantik-cantik.
Dengan mulai maraknya aksi-aksi penculikan, lanjut dia, orang tua juga harus menjaga lebih ketat anak-anaknya. Selain menghindari jadi korban penculikan, juga untuk mengantisipasi jangan sampai terlibat masalah pengunaan obat-obat terlarang dan penggunaan lem ehabon.
“Sebagai orang tua tentunya juga harus menjaga anaknya dalam mengkonsumsi lem berbahaya tersebut agar tidak merusak masadepan mereka. Kita tau sendiri lem itu sangat berbahaya bila di konsumsi,” tandas Wawali SAS.
Penulis: Prokla Mambo
Editor : Herly Umbas

