Manado, Fajarmanado.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan intervensi program di semua kabupaten kota untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah Nyiur melambai ini.
Gubernur Olly membeberkan hal tersebut dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulut Jemmy Lampus ketika membuka Forum Diskusi Kajian Aktual Daya Dukung Kebijakan Kabupaten/kota dalam Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di Hotel Grand Puri Manado, Senin (20/11/2017) tadi.
Gubernur mengatakan, angka kemiskinan Provinsi Sulut tahun 2016 menurut Badan Pusat Statstik (BPS) Sulut berada di angka 8,20% atau turun sebesar 0,78% jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang berada pada angka 8,98%.
Sementara angka pengangguran tahun 2015 sebesar 9,01% mampu ditekan hingga 6,20% ditahun 2016.
“Meskipun terjadi penurunan, upaya untuk menanggulangi kemiskinan harus terus kita maksimalkan melalui peningkatan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplikasi dengan melibatkan semua stakeholders yang terkait,” katanya
Penurunan itu, menurut Olly, terjadi karena Pemprov Sulut melakukan progres positif untuk percepatan penanggulangan kemiskinan yaitu Intervensi Kebijakan. Di antaranya, pemberian beasiswa miskin dan miskin berprestasi, bantuan Jaminan Kesehatan untuk penduduk miskin serta pembangunan dan rehabilitasi RTLH.
“Semua upaya ini berjalan beriringan dengan Strategi Penanggulangan kemiskinan daerah (SPKD) operasi daerah selesaikan kemiskinan (ODSK)”, ujarnya.
“Saya mengajak kepada semua jajaran pemerintah yang ada disetiap Kabupaten/Kota, untuk dapat mendukung dan bersinergritas dengan Pemerintah Provinsi Sulut untuk merealisasikan berbagai hal Positif dalam penanggulangan kemiskinan guna Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Politik, dan Berkepribadian dalam Budaya,” sambungnya.
Editor : Herly Umbas

