Tondano, Fajarmanado.com – Salah satu anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) RI yakni Ratna Dewi Pettalolo menyambangi Kabupaten Minahasa pada Kamis, (26/10/2017) tadi.
Kehadiran Ratna dalam rangka sosialisasi tatap muka dengan stakeholders dan masyarakat terkait pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun 2018 yang dilangsungkan di SMK N 1 Tondano.
Pada kesempatan tersebut, Ratna mengatakan bahwa dipilihnya Kabupaten Minahasa sebagai tempat sosialisasi karena daerah ini merupakan salah satu dari 171 daerah yang akan menggelar Pilkada tahun 2018 nanti.
“UU nomor 8 tahun 2015 perubahan UU nomor 1 tahun 2015 perubahan UU nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan UU nomor 1 tahun 2015 menegaskan tugas Bawaslu yakni mendiskualifikasi atau membatalkan calon yang melakukan politik uang dan parpol yang terbukti menerima imbalan dari calon meski telah terpilih, dan menerima sumbangan dana dari pihak asing atau BUMD yang melebihi dari batasan yang ditentukan,” ujarnya.
Pettalolo juga mengatakan bahwa Bawaslu telah merancang sebuah program pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam mengawal Pemilu. “Masyarakat sebagai subjek atau pemilik hak konstitusional dituntut terlibat secara aktif dalam Pemilu. Termasuk juga dalam hal pengawasan,” ujar Pettalolo.
“Karena itu butuh kerjasama yang baik dengan masyarakat guna melahirkan Pilkada maupun Pemilu yang berkualitas dengan cara mensosialisasikan kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan tentang upaya menjaga kualitas Pilkada dan Pemilu,” tambahnya.
Dalam sosialisasi tersebut, hadir juga Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda serta anggota, Kenly Poluan, Tenaga Ahli Bawaslu RI, Ketua Panwaslu Minahasa Donny Rumagit serta anggotanya, beberapa pimpinan parpol, pemilih pemula serta tamu-tamu undangan lainya.
Penulis : Fiser Wakulu

