Dirjen PPMD Kemdes Resmikan Embung di Desa Maen

Dirjen PPMD Kemdes Resmikan Embung di Desa Maen

Likupang Timur, Fajarmanado.com – Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kemendes, Taufiq Majid meresmikan embung di desa Maen kecamatah Likupang Barat. Embung yang dibangun dengan menggunakan dana desa sebesar Rp130 juta lebih ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian, khususnya beras.

Majid mengatakan, embung yang dibangun di desa Maen ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan produksi pertanian. Jika sebelumnya dalam satu tahun hanya dua kali panen, dengan adanya embung ini bisa menjadi tiga kali panen dalam setahun. Dengan adanya peningkatan produksi ini secara otomatis akan meningkatkan pendapatan masyarakat petani khusunya petani sawah di desa Maen.

“Pembangunan embung ini merupakan salah satu dari 4 empat prioritas dana desa yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Embung itu kan bisa buat irigasi, perikanan. Bahkan dengan adanya embung, pendapatan masyarakat di sektor pertanian khususnya, bisa menjadi dua kali lipat,”kata Majid, Sabtu (21/10).

Ia juga mengingatkan kepada seluruh pemerintah desa untuk menghidupkan usaha didesa yang dikelola oleh Bumdes, dan dalam kunjungannya kali ini Majid juga menandatangani prasasti peresmian sejumlah pekerjaan dana desa tahap satu tahun 2017 serta memberikan bantuan untuk Bumdes desa Maen dan Marinsow masing-masing 50 juta dari kementrian Kemendes.

Sementara Kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Provinsi Sulut, Roy Mewoh mengingatkan kepada seluruh hukum tua untuk memanfaatkan dana desa dengan baik serta menghidupkan usaha-usaha produktif melalui Bumdes untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa. Ia juga mengingatkan kepada seluruh pendamping desa untuk bekerja maksimal dalam mengawal penggunaan dana desa dilapangan.

“Kami sangat mengapreseasi upaya pemerintah desa dalam membangun embung desa ini untuk mengairih areal persawahan. Saya berharap dengan adanya embung ini, desa Maen bisa menjadi salah satu desa pemasok beras di Minahasa Utara.”kata Mewoh.

Berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat desa Maen, dulunya desa Maen merupakan salah satu desa penghasil beras terbesar di Minahasa Utara, namun karena kesulitan air, areal persawahan seluas 25 hektar ini tidak lagi dimanfaatkan karena kering. Dengan adanya pembangunan embung desa, areal persawahan yang akan dikembangkan seluas 40 hektar atau bertambah 15 hektar dari sebelumnya.

 

Penulis : Joel Polutu