Tondano, Fajarmanado.com – Meski mentalitas atlit terus dibina, sikap emosional kadang-kadang datang menghampiri di saat sudah dalam keadaan lelah. Akhirnya, karena emosi yang tak lagi terkontrol, seringkali terjadi hal yang tidak diinginkan seperti perkelahian dalam arena olah raga yang melibatkan sesama atlit.
Situasi ini bahkan tak jarang yang melibatkan atllit dengan penonton. Ada juga yang sampai melibatkan pengadil pertandingan. “Jadi. perlu ada kemanan ekstra,” ujar Kapolres Minahasa, AKBP Christ Pusung SIK sehubungan dengan pengamanan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut ke IX yang tengah berlangsung di Kabupaten Minahasa.
Kepada wartawan, Kapolres mengatakan bahwa dalam pengamanan Porprov ini, pihaknya menerjunkan ratusan personil untuk pengamanan. Disamping itu, ada juga personil yang mobile melakukan patroli.
“Dalam pengamanan Porprov, selain menerjunkan personil dari Polres Minahasa, kami juga mengerahkan personil yang ada di Polsek-Polsek,” ujar Pusung di Tondano, Jumt (13/10/2017) tadi.
Pusung mengungkapkan, dalam olahraga, sikap profesionalitas yang menjunjung tinggi sportivitas sangat penting. Karena itu, atlit telah dibina tentang bagaimana menerima kekalahan serta merayakan kemenangan. Namun, karena dipicu oleh emosional yang kadang tak terkontrol, bentork antaratlet rentan terjadi. Makanya, perlu dilakukan pengetatan pengamanan.
“Merayakan kemenangan adalah hal yang wajar. Tapi jangan berlebihan apalagi sampai menyinggung perasaan orang lain. Begitu juga kalau kalah, harus lapang dada dan berbesar hati sambil terus berusaha supaya bisa memperbaiki prestasi. Dalam pelaksanaan Porprov ini, selain kami sebagai polisi berusaha menjaga keamanan, kami mengajak juga semua stakeholder terkait termasuk masyarakat untuk bersama-sama polisi menjaga keamanan,” ujar Kapolres.
Penulis : Fiser Wakulu

