Ratahan,Fajarmanado.com—PDI Perjuangan kabupaten Minahasa Tenggara pasang kuda-kuda dalam menyambut pesta demokrasi yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilres) 2019 mendatang.
Hal itu jelas dibuktikan saat partai besutan Megawati Soekarnoputri menjadi pendaftar ketiga sebagai Bakal Calon (Balon) Partai Politik (Parpol) untuk ikut serta dalam pemilu.
Dimana sekira pukul 16:00 Wita Ketua DPC PDI Perjuangan James Sumendap bersama jajaran pengurus DPC,PAC se kabupaten Minahasa Tenggara memimpin langsung rombongan pengurus DPC PDI Perjuangan Mitra beserta seluruh ketua PAC Kabupaten Bolmong mendatangi Kantor KPU Minahasa Tenggara, Rabu (11/10/2017).
Sumendap mengatakan, sesuai jadwal penetapan DPP PDIP tanggal 11 dilakukan pendaftaran serentak diseluruh Indonesia. Dan pihaknya adalah salah satu yang wajib mengikuti instruksi tersebut.
“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Tenggara telah menyiapkan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan Undang-undang dan KPU sehubungan dengan dokumen yang harus dimasukan sebagai partai politik peserta Pemilu dan Pileg pada 2019 mendatang,” kata Sumendap usai melakukan pendaftaran.
Lanjutnya, setelah didaftarkan pihak KPU menyatakan seluruh persyaratan yang sudah diberikan telah dilengkapi dengan baik.
“Dengan ini PSI Perjuangan Mitra siap bertarung di Pemilu 2019 dan Pileg 2019 dan akan mempertahankan posisi pemenang pemilu 2019, kami sangat yakin menang,” ujarnya.
Terpisah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Tenggara Semuel Montolalu,SH Menjelaskan ini sebagai multi Kerja keras dari keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Minahasa Tenggara dibawah kepemimpinan James Sumendap SH, berbuah manis dengan menjadi partai pertama yang berkasnya dinyatakan langkah dan terima pendaftaran oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mitra, Rabu (11/10/2017).
Ketua DPC PDIP Mitra, James Sumendap SH ketika dimintai tanggapan terkait menjadi partai pertama yang diterima berkas oleh KPU untuk di verifikasi mengatakan, sangat berterima kasih dengan capaian yang ada, sehingga PDIP bisa menjadi partai pertama yang diterima berkasnya, dikarenakan beberapa partai sebelumnya berkasnya diminta untuk dilengkapi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada sekertariat, terlebih sekertaris,seluruh teman teman DPC,PAC, ranting dan kader karena dalam tahapan sudah memasukan dokumen yang diperlukan seperti KTP dan KTA,”ungkap JS.

Lebih lanjut dikatakan JS yang juga Bupati Mitra saat ini, untuk pemegang KTA PDIP bisa dilihat KTA yang dimiliki karena nomor serinya sesuai dengan Nomor induk kependudukan (NIK).
“Teman teman sudah memiliki KTA, dan pemegang KTA kami sudah bisa melihat KTA yang dimiliki nomor seri keduanya sama dengan NIK yang ada di KTP sesuai dengan SIPOL,”tuturnya.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelnggara pemilu baik KPU maupun panwas yang sudah menerima berkas pendaftaran PDIP.
“Terima kasih kepada panwas maupun KPU yang sudah menerima dan menyaksikan serta menyatakan kami lengkap,”katanya.
Terkait target suara pada dua agenda pesta demokrasi tersebut, Sumendap belum bisa memberikan jawaban yang pasti, namun mereka optimisi bakal menang.
“Untuk sekarang jangan dulu bicara soal target, kan ini masih panjang. Tetapi saya optimis dengan adanya solidaritas yang terbangun rapi di struktur tingkatan DPC, PAC bahkan anak ranting dalam memenangkan Pemilu untuk pak Jokowi dan Pileg mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Ascke Benu menjelaskan, sampai saat ini baru this bakal calon partai politik yang mendaftar, yakni Partai Perindo,PSI dan hari ini PDI Perjuangan. “Jadi mekanismenya, Parpol harus melihat apa yang tertera dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) kemudian dicocokan dengan Sipol KPU RI. Setelah dilihat jumlahnya dicocokan dengan KTA dan KTP,” jelasnya
Dirinya menghimbau agar kepada Parpol yang bakal mendaftar untuk secepatnya, mengingat penutupan pendaftran sampai tanggal 16 Oktober jam 12 malam. “Namun jika Parpol sudah teregistrasi di KPU Mitra tidak akan berpengaruh, jika sudah melewati tanggal penutupan pendaftaran. Untuk itu para Parpol secepatnya mendaftar, jangan mendaftar di injuri time, nanti kerepotan jika ada yang belum dilengkapi. Intinya proses verifikasi berkas sedikit memakan waktu,” tandasnya
Penulis : Didi Gara

