Astaga..! Ayah Tiri Setubuhi Gadis 14 Tahun Berulang Kali
LL, ayah tiri yang dilaporkan menyetubuhi gadis 14 tahun berulang kali ini, terpaksa harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejadnya di mata hukum. Foto: Humas Polda Sulut.

Astaga..! Ayah Tiri Setubuhi Gadis 14 Tahun Berulang Kali

Dimembe, Fajarmanado.com – Ayah tiri setubuhi gadis di bawah umur kembali dilaporkan terjadi. Kali ini, menimpa gadis ingusan berusia 14 tahun. Bahkan, aksi bejad tak bermoral ini dikabarkan terjadi berulang kali sejak September 2016.

Peristiwa ini terungkap ketika ibu korban, sebut saja Merry mencurigai perubahan sikap dan prilaku Bunga, juga nama samaran, beberapa hari terakhir. Gadis usia SMP ini tidak lagi ceria seperti biasanya. Bunga, yang lagi mekar-mekarnya, justru kerap murung.

Ketika ditanya Merry, Bunga bungkam seribu bahasa. Gadis berparas cantik ini, tak lagi aktif menjawab pertanyaan ibunya. Namun, ketika berkali-kali didesak dengan berbagai cara, akhirnya, dengan nada setengah tertahan, korban pun membuka aib yang dilakukan LL, pria 30 tahun, yang tak lain adalah ayah tirinya sendiri.

Bunga mengisahkan bahwa tindakan amoral yang dilakukan sang ayah tiri padanya mulai terjadi sejak sekitar September 2016. Bunga mengaku takut mengungkapkan kepada ibunya karena diancam tersangka.

Peristiwa persetubuhan itu, kata Bunga, dilakukan LL berulang kali dan terakhir pada Juli 2017 silam.

Mendapat pengaduan ini, Polsek Dimembe pun melacak keberadaan LL. Pria bejad ini akhirnya dibekuk di rumahnya, Desa Wasian, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Selasa (29/08/2017).

Kapolsek Dimembe, AKP Saguh Rianto membenarkan adanya laporan dan penangkapan terdahap LL tersebut. “Pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim,” ungkapnya kepada wartawan, siang tadi.

Sementara itu, kata Kapolsek, saat dimintai keterangan, korban mengisahkan bahwa  persetubuhan itu dilakukan ayah tirinya berkali-kali, di tempat tidur tersangka pelaku saat ibunya tidak berada di rumah. “Perbuatan bejat tersebut, terakhir terjadi pada Juli 2017, di tempat yang sama pula,” kata AKP Saguh Rianto.

Editor : Herly Umbas